HUT Kulonprogo: Momentum Kebangkitan di Tengah Pandemi

Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Temon, Kulonprogo, Sabtu (1/5/2021). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
14 Oktober 2021 21:17 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONROGO—Peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-70 Kabupaten Kulonprogo diharapkan menjadi momentum bagi eksekutif, legislatif dan masyarakat untuk bersama-sama bangkit dari pandemi Covid-19 dan bergerak memajukan sektor ekonomi dan kesehatan.

Ketua DPRD Kulonprogo, Akhid Nuryati mengatakan semua warga di Kulonprogo termasuk legislatif dan eksekutif harus menghayati tema Kulonprogo Gumregah, Kita Sehat Ekonomi Bangkit yang diusung dalam HUT Kabupaten Kulonprogo. "Tema ulang tahun ini harus menjadi spirit bagi Pemkab beserta OPD, legislatif, dan warga di Kulonprogo," kata Akhid saat ditemui, Kamis (14/10/2021).

Gumregah, menurut Akhid, merupakan semangat bagi seluruh lapisan masyarakat untuk memajukan Bumi Binangun. Warga, Pemkab serta legislatif bisa bangkit dan saling menyemangati demi kemajuan Kulonprogo. "Semangat itu bisa diartikan untuk memajukan Kulonprogo dari segi ekonomi. Selain itu, aspek kesehatan juga menjadi hal yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Seluruh lapisan masyarakat harus menerapkan gaya hidup baru selama pandemi Covid-19," ujar Akhid. Menurutnya, penurunan kasus Covid-19 harian di Kulonprogo tidak bisa dicapai jika tidak ada koordinasi yang baik antara Pemkab, DPRD, maupun masyarakat.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo mengapresiasi tema yang diangkat oleh Pemkab Kulonprogo dalam HUT ke-70. Menurut Hasto, aspek kesehatan yang dimasukkan dalam tema ulang tahun menjadi hal yang relevan saat pemerintah masih bergelut dalam penanganan pandemi Covid-19. "Tema Kulonprogo Gumregah, Kita Sehat Ekonomi Bangkit sangat tepat di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini," kata Bupati Kulonprogo periode 2011-2016 dan periode 2016-2019 ini.

Sebagai orang yang pernah memimpin Kabupaten Kulonprogo, Hasto ikut berpartisipasi memberikan sumbangsih pemikiran untuk mengembangkan Kulonprogo yang memiliki sejumlah potensi, baik potensi sumber daya manusia maupun sumber daya alam. "Saran saya untuk pengembangan pariwisata di Kulonprogo, ke depan turis asing harus lebih dominan. Kalau hanya mengandalkan turis domestik, pendapatan asli daerah tidak bisa besar. Pengembangan pariwisata berbasis budaya atau heritage bisa dilaksanakan oleh jajaran pemerintah saat ini," ujar Hasto.

Bupati Kulonprogo, Sutedjo mengatakan Kabupaten Kulonprogo merupakan gabungan dari dua kabupaten lama yang merupakan wilayah Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat yang berpusat di Sentolo, dan wilayah Kadipaten Pura Pakualaman dengan pusat di Wates. Saat kedua kerajaan ini bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia, kedua wilayah ini kemudian bergabung dengan nama Kulonprogo dengan Ibu Kota Wates Adikarto.

Menurut Sutedjo, tema HUT yakni Kulonprogo Gumregah, Kita Sehat Ekonomi Bangkit bertujuan agar masyarakat punya semangat dan bangkit bergerak di masa pandemi ini, dengan tetap menjaga kesehatan melalui penerapan protokol kesehatan. “Tema ini merupakan upaya kami untuk membangkitkan spirit masayarakat di masa pandemi. Kita tidak boleh menyerah, justru pandemi ini menjadi sarana untuk bangkit [Gumregah]. Kita juga tak boleh diam, tetapi harus tetap menjaga kesehatan agar ekonomi bisa segera bangkit," ujar Sutedjo.