2.500 PKL di Jogja Dapat Bantuan, Penyaluran Ditarget Rampung 6 November

Suasana penyaluran BTPKLW dan penutupan program TMMD Sengkuyung Tahap III tahun 2021 di Makodim Jogja, Kamis (14/10/2021)-Harian Jogja - Yosef Leon
15 Oktober 2021 15:57 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Program penyaluran Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) ditargetkan rampung pada 6 November mendatang. Di Kota Jogja, program ini menyasar sebanyak 2.500 PKL dan warung yang disalurkan oleh TNI dan Polri dengan nilai Rp1,2 juta per orang. Bantuan ini diharapkan bisa jadi stimulus di masa pandemi.

Komandan Kodim 0734/Kota Jogja, Kolonel Inf Erwin Ekagita Yuana mengatakan, program ini bertujuan untuk memberikan stimulus kepada PKL dan warung di masa PPKM. Hal ini sejalan dengan Inmedagri Nomor 27 dan Kota Jogja mendapat kuota sebanyak 2.500. "Secara umum jumlahnya satu juta di Indonesia dan pembagian 500.000 TNI dan 500.00 Polri," ujarnya, Kamis (14/10/2021).

Adapun dalam pendataan melibatkan aparat Babinsa dan Babinkamtibmas dengan berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Petugas memasukkan NIK PKL dan warung ke dalam website https.btpklw.id untuk mengetahui apakah PKL dan warung telah mendapat program bantuan sebelumnya atau belum.

"Website itu sudah ada terintegrasi dari data BRI yakni BPUM makanya kami juga kordinasi dengan Polri supaya tidak ada duplikasi penerima," jelasnya.

BACA JUGA: Simak! Cara Aman Agar Terhindar dari Kejahatan Digital

Di Makodim, penyaluran bantuan per hari bisa menyasar sebanyak 150-200 orang. Penerima diwajibkan untuk melakukan verifikasi lanjutan dan mendokumentasikan bukti penyaluran bantuan yang diterima di photo booth yang disiapkan. "Ini nanti untuk keperluan audit dan 6 November ditarget selesai semua. Sekarang masih sekitar 500 orang lebih yang sudah menerima," kata Dandim.

Pada kesempatan yang sama Kodim Kota Jogja juga menutup program TMMD Sengkuyung Tahap III tahun 2021. Ada sejumlah capaian yang diraih dalam program itu yakni fisik meliputi pembangunan konblok jalan seluas 312 meter persegi di RT 33 RW 7 dan seluas 155 persegi di RT 34 RW 8, rehab balai RW 1 unit, rehab rumah tidak layak huni 10 unit, sumur resapan dan rehab MCK. Sedangkan non fisik di antaranya penyuluhan bela negara, napza, kenakalan remaja serta sosialisasi manfaat vaksinasi dan pencegahan stunting.

"Kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap III tahun 2021 telah dilaksanakan selama 30 hari dengan tema TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri. Program sesuai yang direncanakan dan dapat diselesaikan tepat waktu. Kami berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya warga Warungboto sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat," jelas Letkol Inf Erwin.

Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengapresiasi selesainya program TMMD Sengkuyung Tahap III tahun 2021 Kodim 0734 Kota Jogja di Kelurahan Warungboto. "Di Warungboto sebenarnya sedang kami kembangkan juga penataan infrastruktur. Makanya dengan bantuan melalui TMMD ini kita bisa menyelesaikan pembangunan jalan, rumah tidak layak huni dan lainnya di masyarakat," kata Heroe.