Advertisement

Dalam 6 Jam, Gunung Merapi 5 Kali Muntahkan Lava Pijar

Newswire
Senin, 18 Oktober 2021 - 12:17 WIB
Bhekti Suryani
Dalam 6 Jam, Gunung Merapi 5 Kali Muntahkan Lava Pijar Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar yang terlihat dari Tunggularum, Wonokerto, Turi, Sleman, DIY, Rabu (7/1/2021). - ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah pada Senin (18/10/2021) pukul 00.00 sampai 06.00 WIB lima kali meluncurkan guguran lava pijar hingga sejauh 1,8 kilometer ke arah barat daya.

Menurut Kepala BPPTKG Hanik Humaida, selama periode pengamatan itu Merapi juga mengalami 44 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-12 mm selama 20-142 detik, empat kali gempa hembusan dengan amplitudo 5-8 mm selama 32-46 detik, dua gempa frekuensi rendah dengan amplitudo 11-12 mm selama enam detik, serta 23 kali gempa fase banyak jauh dengan amplitudo 3-12 mm selama 5-9 detik.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Asap putih dengan intensitas tipis terlihat membubung setinggi 100 meter di atas puncak kawah gunung api tersebut.

BACA JUGA: Bapak Anak Tersangka Korupsi, Ini Beda Harta Alex Noerdin & Dodi Alex

Menurut BPPTKG, kawasan gunung itu diliputi awan dan mendung, serta angin yang bertiup lemah hingga sedang ke arah barat.

Berdasarkan analisis morfologi pada periode 8 sampai 14 Oktober 2021, BPPTKG mencatat kubah lava barat daya Merapi memiliki volume 1.609.000 meter kubik dan volume kubah tengahnya 2.927.000 meter kubik.

Hingga saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level III atau siaga.

Guguran lava dan awan panas Gunung Merapi diperkirakan bisa berdampak ke wilayah sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Kali Putih.

Saat terjadi letusan, lontaran material vulkanik dari Gunung Merapi diperkirakan dapat menjangkau daerah dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Erdogan Umumkan Keadaan Darurat Selama Tiga Bulan untuk Cari Korban Gempa

News
| Rabu, 08 Februari 2023, 01:27 WIB

Advertisement

alt

Meski Ada Gempa, Minat Masyarakat ke Turki Tak Surut

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 22:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement