Harga Pangan Sleman Stabil, Tapi Cabai Merah Keriting Naik Tajam
Harga bahan pokok di Sleman jelang Iduladha 2026 relatif stabil. Cabai merah keriting naik 19,58%, sementara telur dan ayam justru turun.
Foto ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, BANTUL - Sejumlah calon pekerja migran Indonesia masih tertahan keberangkatannya. Alasannya masih banyak negara tujuan yang belum dibuka untuk pemberangkatan pekerja migran.
Sekretaris Disnakertrans Bantul, Istirul Widilastuti menyampaikan sejak 2020 sejumlah calon pekerja migran Indonesia asal Bantul masih belum bisa berangkat di pengujung tahun 2021. Mayoritas mereka memiliki tujuan utama keberangkatan ke Malaysia dan Korea.
"Kalau terkait dengan pemberangkatan dari pandemi 2020 sampai 2021 ini khususnya di tujuan PMI di paling besar ada di Malaysia dan Korea itu belum memberangkatkan. Masih tertahan, pemerintah menunggu kondisi membaik dulu," tuturnya pada Selasa (26/10/2021).
Selain melihat kondisi perkembangan kasus Covid-19, Istirul juga masih menunggu izin untuk memberangkatkan calon pekerja migran ke dua Korea dan Malaysia. Dua tujuan tersebut memang jadi sasaran utama pekerja migran Bantul.
Baca juga: Mau Lompat Jembatan Kretek karena Putus Cinta, Pemuda Godean Diamankan Polisi
"Sementara mereka kemarin baru dalam tahapan seleksi. Sedang menunggu pemberangkatan saja. Kalau suasana sudah baik, mungkin akan ada pemberitahuan untuk bisa memberangkatkan," tambahnya.
Istirul mencatat baru lima pekerja migran Indonesia asal Bantul berangkat tahun ini. Kelimanya berangkat menuju Polandia yang telah menerima pekerja migran asal Indonesia. "Pekerja migran Indonesia yang melalui penempatan kerja luar negeri antar kerja antar negara yang melalaui BP2MI yang dbererangkatkan lima orang ke Polandia," tandasnya
Padahal bila kondisi normal, biasanya ribuan pekerja migran asal Bantul bisa diberangkatkan di berbagai tujuan. "Yang ke Malaysia saja bisa ratusan orang," ungkapnya.
Kabar yang cukup baik muncul dari penyaluran kerja antar daerah di Indonesia. Istirul menjelaskan untuk penyaluran kerja antar daerah kemungkinan akan dibuka. Saat ini juga telah banyak calon pekerja yang masuk pada tahap seleksi. "Yang ke Batam kemarin sudah sekitar 80 orang dan sudah nunggu keberangkatan saja pekan depan," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga bahan pokok di Sleman jelang Iduladha 2026 relatif stabil. Cabai merah keriting naik 19,58%, sementara telur dan ayam justru turun.
Arus balik Idul Adha 2026 padat, 41 ribu penumpang tiba di Jakarta saat puncak kedatangan di stasiun utama.
HP Nokia baru G42 5G dari HMD Global hadir dengan QuickFix, baterai 3 hari, kamera 50MP, dan harga sekitar Rp4 jutaan.
Ekonom Jerman Joachim Klement memprediksi Belanda akan menjuarai Piala Dunia 2026 di New York seusai mengalahkan Portugal milik Cristiano Ronaldo.
Android 17 hadir dengan AI Gemini, fitur otomatis, emoji 3D, dan peningkatan Instagram untuk pengalaman smartphone lebih cerdas.
Studi TU Graz ungkap risiko cedera penumpang wanita lebih tinggi 60% dalam kecelakaan mobil dan soroti bias uji tabrak.