Kasus Kebakaran di Bantul Melonjak, Karhutla Mendominasi selama September
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Pengunjung beraktivitas di kawasan Nol KM yang tak lagi berpagar pembatas, Kamis (28/10/2021)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja melakukan uji coba pembukaan pada pagar pembatas di kawasan Nol KM. Pagar pembatas yang dipasang untuk mencegah kerumunan itu sebelumnya berada di sisi timur dan barat atau depan SO 1 Maret serta depan Gedung Agung.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengatakan pelonggaran itu dilakukan karena DIY telah masuk dalam kategori PPKM level 2. Uji coba dilakukan guna melihat adaptasi masyarakat setempat di masa PPKM level 2 ini.
BACA JUGA: Hotel Bintang Lima Segera Dibangun di Gunungkidul
"Sekarang kami akan pantau area yang kerap dipakai orang berkumpul untuk mengetahui apakah masyarakat sudah mau beradaptasi di masa PPKM level 2 ini," kata Heroe, Kamis (28/10/2021).
Dia menyebut pembukaan pagar pembatas sebelumnya diusulan warga masyarakat yang menghendaki agar wilayah itu kembali dibuka seiring dengan turunnya level PPKM di DIY. Namun, Pemkot Jogja memastikan penjagaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan protokol kesehatan tetap akan dilakukan.
"Sifatnya dinamis, ada tim yang tetap memantau," kata dia.
Heroe meminta agar masyarakat tetap patuh dan taat terhadap penegakan protokol kesehatan terutama potensi kerumunan di tempat publik.
"Kita memang perlahan dulu, jangan sampai kalau tidak ada pengawasan seolah-olah pandemi tidak ada lagi. Prosesnya sama dengan yang kami lakukan di Malioboro mulai dari wajib vaksin, durasi parkir dan penjagaan, kemudian penataan zona," katanya.
Kepala Seksi Pengendalian Operasional Sat Pol PP Kota Jogja, Yudho Pamungkas, mengatakan petugas tetap berjaga di kawasan Nol KM guna mengantisipasi kerumunan dan lonjakan wisatawan yang berkumpul di area itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.
Biaya Haji 2027 berpotensi naik. Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf menyebut kenaikan harga avtur dan situasi geopolitik jadi pertimbangan.