Progres Pembangunan RTH ABA Jogja Tembus 40%, Ini Target Rampungnya
Pembangunan RTH Abu Bakar Ali di Jogja telah melampaui 40% dan ditargetkan rampung pada 22 Desember 2026.
Wisatawan berkunjung ke kawasan Malioboro, Senin (31/8/2026). Anisatul Umah-Harian Jogja.
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menargetkan penataan 23 fasad bangunan di kawasan Malioboro pada 2026 dengan anggaran Rp1,17 miliar. Program ini menjadi bagian dari upaya menjaga karakter arsitektur kawasan Sumbu Filosofi yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Dunia.
Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, Dian Lakshmi Pratiwi, mengatakan penataan fasad akan berlanjut pada 2027 dengan sasaran 25 bangunan. Penataan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan karakter dan kondisi setiap bangunan, bukan menyeragamkan seluruh tampilan bangunan di Malioboro.
Program penataan fasad telah berlangsung sejak 2022. Pada tahun tersebut, penataan dilakukan terhadap lima bangunan dengan anggaran Rp215 juta. Jumlahnya meningkat menjadi 25 bangunan pada 2023 dengan anggaran Rp1,24 miliar.
Pada 2024, penataan menyasar 15 bangunan dengan anggaran Rp770 juta. Sementara itu, pada 2025, sebanyak lima bangunan ditata dengan anggaran Rp200 juta.
“Tujuan penataan fasad bukanlah membuat semua bangunan menjadi identik, tetapi menciptakan keteraturan visual dan memperkuat karakter Sumbu Filosofi sebagai kawasan bersejarah, budaya sekaligus kawasan perdagangan dan pariwisata,” ujar Dian, Selasa (27/10/2026).
Menurut Dian, Sumbu Filosofi tidak hanya menjadi ruang aktivitas perdagangan dan pariwisata. Kawasan tersebut juga memiliki nilai sejarah dan karakter arsitektur yang terbentuk melalui perjalanan perkembangan Kota Jogja.
Dian menjelaskan setiap bangunan memiliki sejarah, tingkat keaslian, kondisi fisik, dan karakter arsitektur yang berbeda. Karena itu, penanganan dilakukan berdasarkan kajian terhadap masing-masing bangunan.
Prinsip yang diterapkan adalah intervensi seminimal mungkin agar penataan tidak menghilangkan nilai sejarah, estetika, maupun integritas bangunan.
“Jadi, target perubahan yang ingin dicapai adalah keselarasan, bukan keseragaman,” paparnya.
Bangunan yang menjadi prioritas penataan adalah bangunan di sepanjang kawasan Malioboro hingga Margo Utomo yang mengalami perubahan signifikan dari bentuk aslinya. Perubahan tersebut antara lain berupa penambahan penutup muka bangunan serta papan nama yang perlu disesuaikan dengan ketentuan reklame.
Ketentuan tersebut mengacu pada Peraturan Wali Kota Yogyakarta Nomor 32 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 6 Tahun 2022 tentang Reklame.
Selain kondisi bangunan, keterlibatan pemilik atau pengelola juga menjadi bagian dari pelaksanaan program. Dian mengatakan pemilik atau pengelola bangunan yang mengikuti program ini tergabung dalam Perkumpulan Pengusaha Malioboro Ahmad Yani (PPMAY), yang bertindak sebagai penanggung jawab hibah.
Dian mengatakan hingga saat ini terdapat 73 bangunan yang telah menyetujui penataan fasad. Sebagian bangunan sudah ditata, sedangkan sebagian lainnya masih dalam proses penataan yang berlanjut hingga 2026.
“Yang sudah setuju (sudah dan sedang ditata sampai tahun 2026) sebanyak 73 bangunan,” ujarnya.
Di luar kelompok tersebut, terdapat 11 bangunan yang memilih melakukan penataan secara mandiri. Sebanyak 73 bangunan lainnya masih dalam proses penjajakan, sementara 20 bangunan dinilai sudah sesuai dengan karakter kawasan. Adapun dua bangunan lainnya bukan anggota PPMAY.
Panduan penataan fasad dan karakter arsitektur bangunan di DIY telah diatur dalam Peraturan Gubernur DIY Nomor 48 Tahun 2023. Namun, Dinas Kebudayaan DIY tidak menetapkan satu bentuk atau desain fasad yang harus diterapkan secara seragam pada seluruh bangunan.
Penataan dilakukan secara spesifik dengan mempertimbangkan karakter masing-masing bangunan, kondisi eksisting, fungsi bangunan, serta konteks lingkungannya.
Dian menjelaskan terdapat sejumlah aspek yang menjadi perhatian dalam penataan fasad. Pertama, mengembalikan tampilan muka bangunan tanpa penutup reklame atau material yang tidak sesuai dengan gaya arsitektur kawasan Sumbu Filosofi.
Kedua, penerapan warna bangunan mengacu pada Peraturan Wali Kota Yogyakarta Nomor 49 Tahun 2024 tentang Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan Kawasan Malioboro.
Untuk bangunan bergaya arsitektur Indis, warna yang digunakan meliputi putih, krem, dan/atau kuning gading. Sementara itu, bangunan bergaya arsitektur Cina dapat menggunakan warna putih, krem, merah, kuning, dan/atau emas.
Ketiga, pemasangan reklame harus mengikuti ketentuan yang berlaku. Berdasarkan Peraturan Wali Kota Yogyakarta Nomor 32 Tahun 2023, reklame papan atau billboard yang melekat pada bangunan gedung dibatasi paling besar 10% dari luas fasad.
Dian menegaskan penataan direncanakan mencakup seluruh bangunan di sepanjang kawasan Malioboro hingga Margomulyo. Namun, tidak semua pemilik bangunan bersedia mengikuti program yang difasilitasi pemerintah.
“Penataan memang akan mencakup seluruh bangunan di sepanjang Malioboro-Margomulyo. Namun sebagian pemilik bangunan ada yang belum bersedia mengikuti program penataan yang difasilitasi pemerintah,” ungkapnya.
Meski demikian, penolakan terhadap program pemerintah tidak selalu berarti pemilik bangunan menolak melakukan penataan. Sebagian pemilik memilih menata bangunannya secara mandiri agar pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing.
Penataan mandiri tersebut tetap perlu memperhatikan ketentuan yang berlaku serta karakter arsitektur kawasan agar identitas Malioboro dan Sumbu Filosofi tetap terjaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan RTH Abu Bakar Ali di Jogja telah melampaui 40% dan ditargetkan rampung pada 22 Desember 2026.
Sinyal HP penuh tetapi internet lemot di tempat ramai? Kenali penyebab kepadatan jaringan dan empat cara untuk mengatasinya.
PSS Sleman tertinggal 0-1 dari Borneo FC pada babak pertama pekan ketujuh Super League 2026/2027. Dandy Sonriza mencetak gol, Stefan Ashkovski dikartu merah.
iOS 27.2 membawa dukungan bahasa baru untuk Siri AI, peningkatan aplikasi Apple, dan perbaikan lebih dari 160 kerentanan keamanan.
Jadwal MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober–1 November. Simak jadwal latihan, kualifikasi, sprint race, dan balapan utama WIB.
Pemda DIY menargetkan penataan 23 fasad bangunan Malioboro pada 2026 dengan anggaran Rp1,17 miliar untuk menjaga karakter kawasan Sumbu Filosofi.