Indonesia Vs Bangladesh: Jadwal, Jam Tayang, dan Streaming
Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026, Kamis 1 Oktober 2026. Simak jam kick-off dan siaran langsungnya.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Jumlah siswa SMKN 1 Sedayu yang terpapar Covid-19 bertambah dua orang. Hal ini didasarkan kepada hasil swab PCR terhadap 29 orang kontak erat dengan 5 siswa dan satu guru di SMKN 1 Sedayu. Dari hasil swab PCR tersebut, ada tambahan dua siswa positif Covid-19.
"Iya benar, ada tambahan dua siswa SMKN1 Sedayu positif Covid-19. Ini adalah rentetan dari hasil tracing terhadap klaster takziah. Jadi total saat ini ada tujuh siswa dan satu guru SMKN1 Sedayu yang positif Covid-19," kata Panewu Sedayu, Lukas Sumanasa, Kamis (28/10/2021).
BACA JUGA : Tracing Klaster Sedayu Meluas, Hari Ini 22 Warga Dites PCR
Menurut Lukas, tambahan dua siswa SMKN1 Sedayu yang positif tersebut adalah siswa yang tinggal di Kapanewon Sedayu dan Kapanewon Kasihan. Untuk tambahan siswa positif satu yang berasal dari Kapanewon Sedayu, mantan Panewu Bambanglipuro ini mengaku khawatir. Sebab, ibu dari siswa ini mengajar di salah satu sekolah dasar di Kapanewon Pajangan.
"Inilah yang kami khawatirkan. Ibunya kan ngajar di Pajangan," terang Lukas.
Lukas mengungkapkan jika selama ini pasien positif Covid-19 yang tertular dari klaster takziah sebagian besar adalah orang tanpa gejala. Sehingga cukup sulit bagi pihaknya memantau penularannya.
"Kami butuh mereka jujur dan tidak keluyuran saat menunggu hasil swab PCR. Apalagi jika mereka dinyatakan positif, kami mengharapkan kerja sama mereka, memenuhi aturan yang ada," harapnya.
Sebanyak 5 siswa dan seorang guru di SMKN1 Sedayu positif Covid-19. Mereka tertular dari satu siswa yang ditracing nekat masuk sekolah, padahak hasil swab belum keluar. Setelah hasil swab keluar, siswa tersebut ternyata positif Covid-19.
Panewu Sedayu Lukas Sumanasa mengatakan, salah satu siswa kelas X SMK N1 Sedayu yang diduga menulari empat siswa dan satu guru tersebut sebelumnya telah diminta untuk melakukan isolasi mandiri di rumah. Sebab, hasil swab dari tracing 8 orang positif di SD N Sukoharjo, Kapanewon Sedayu, belum keluar. Siswa kelas X SMK N1 itu merupakan satu dari 30 orang yang di swab PCR karena kontak erat dnegan 8 orang positif di SD N Sukoharjo. Dalam perkembangannya dari 30 orang yang diswab, ada tiga positif, salah satunya siswa kelas X SMKN1 Sedayu.
"Kami sudah minta dia tidak berangkat. Tapi ngeyel dan masuk sekolah. Padahal, setelah itu hasil swabnya positif," kata Lukas.
Alhasil, Satgas Kapanewon Sedayu pun melakukan tracing terhadap beberapa murid dan guru di SMKN 1 Sedayu. Hasilnya, lima siswa dan satu guru di SMKN 1 Sedayu dinyatakan positif Covid-19. "Swabnya kami gelar Senin [26/10]. Hasil keluar Selasa [27/10]," terangnya.
BACA JUGA : Begini Kronologi Guru & Siswa SMK di Sedayu Tertular Covid-19 saat PTM
Satgas pun kemudian melakukan tracing terhadap orang yang kontak erat dengan 5 siswa dan 1 guru SMKN1 Sedayu. Ada 29 orang kontak erat dengan 5 siswa dan 1 guru SMKN1 Sedayu. "Kami berharap tidak ada lagi tambahan orang positif. Sementara dari informasi yang saya dapat kegiatan (PTM) di sekolah itu dihentikan sementara," katanya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul Agus Budi Raharja mengatakan munculnya klaster sekolah itu berawal dari klaster takziah di Argorejo, Sedayu. Di mana, saat itu ada satu warga suspek Covid-19 meninggal dunia. Oleh rumah sakit, jenazah warga itu diminta dikebumikan dengan protokol kesehatan. Namun, ditolak oleh warga. "Alhasil, dilakukan pemakaman tanpa prokes dan ada tahlilan," jelasnya.
Dalam perkembangannya, 2 Oktober 2021 muncul hasil swab bagi jenazah suspek tersebut. Hasilnya, jenazah tersebut positif Covid-19. Satgas kapanewon Sedayu pun melakukan tracing, testing dan treatmen kepada kontak erat. Dari tracing awal didapatkan dua orang anggota keluarga jenazah positif Covid-19. Di mana salah satu anggota keluarga tersebut adalah guru.
Tracing kemudian dilanjutkan. Didapatkan tiga orang positif. Ketiga orang itu adalah seorang guru, anak guru tersebut dan satu karyawan swasta. Tracing juga dilakukan kepada seorang karyawan sekolah dan guru yang juga anaknya terpapar positif Covid-19. "Hasilnya ada 8 siswa SD positif dan terpapar dari guru yang mengajar," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026, Kamis 1 Oktober 2026. Simak jam kick-off dan siaran langsungnya.
Tu-95 Rusia jatuh saat penerbangan latihan di Amur. Enam awak tewas, satu lainnya terluka dan penyebab kecelakaan masih diselidiki.
Aldila/Christopher menang 6-1, 6-1 atas Nepal di Asian Games 2026. Rifqi Fitriadi juga melaju ke putaran ketiga.
FIFA menuduh UEFA melakukan pelecehan terhadap Gianni Infantino dan mencoba memengaruhi pemilihan presiden FIFA lewat sengketa FFE.
Thailand lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 2-0 atas Vietnam. Indonesia masih berebut tiket final dari Grup A.
Jadwal MotoGP Jepang 2026 di Motegi berlangsung 2–4 Oktober. Jorge Martín hanya unggul 12 poin atas Marc Márquez.