30 Generasi Muda Ikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
Ilustrasi pentas seni./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL-Kegiatan seni mulai menggeliat kembali seiring turunnya level pembelakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di DIY dari level 3 ke level 2. Salah satunya dengan adanya kegiatan pameran seni yang dilakukan seniman ternama Timbul Raharjo.
“Sekarang kondisi kegiatan seni mulai menggeliat indikasinya mulai banyak pameran luring. Sebelumnya daring. Daring rasanya kayak nonton internet saja. Padahal karya seni itu perlu dinikmati secara langsung harus sentuh lihat karya,” kata Timbul. Dia pun akan mengeglar pameran langsung yang bisa dinikmati masyarakat dengan dekat.
Timbul akan menggelar pameran tunggal bertajuk “Timbul Raharjo 2021” dalam skema My Myself & I #4, yang akan dilaksanakan di Candi Tirto Raharjo, Kasongan, Bantul pada 8-13 November mendatang. Pameran yang menghadirkan 70 karya seni lukis dan patung tersebut dapat diakses masyarakat secara gratis, namun tetap dengan mematuhi protokol kesehatan.
Timbul mengatakan 70 karya seni lukis dan patung tersebut dibuat selama kurun 2021 atau di tengah suasana pandemi Covid-19. Tidak heran dalam salah satu karya lukisnya pun ada yang bergambar virus Corona.
BACA JUGA: Covid-19 RI 3 November 2021: Jogja Bertengger di Urutan Ketiga
Dia mengangkat tema pameran tersebut dengan “Ketiadaan ide sebagai sumber ide penciptaan gambar dan arca”. Timbul mengatakan sepintas tema tersebut terasa ganjil namun dia dapat menjelaskannya bahkan dalam bentuk katalog. Dia memang sengaja mengambil tema tersebut karena selama pandemi ini tiada ide yang dia akan lakukan sebagai seniman.
Namun ketiadaa ide tersebut justeru baginya merupakan ide yang harus dia tuangkan dalam bentuk karya. Sebab menurutnya, salah satu kelemahan seniman adalah menjaga konsistensi untuk membuat karya. Timbul berusaha menjaga konsistensinya untuk membuat karya setiap tahunnya, meski dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini,
“Kekosongan ide bagi saya justeru menjadi inspirasi tersendiri. Kemarin ada lukisan kosong kanvas aja laku miliaran rupiah. Tak ada apa apa. Idenya ya kekosongan,” ucap Timbul.
Bagi sebagian orang, kata Timbul, mungkin itu terasa absusrd, namun memang demikian adanya. Dalam berseni rupa dia berpandangan bahwa ide harus liar sesuai dengan hati nurani, apa yang dikatakan memiliki kesesuaian dalam tindakan.
“Berkarya adalah keinginan dan kegelisahan diri, gelisah karena gembira maupun gelisah karena sedih. Keduanya memiliki tingkatan yang sama pada implementasi penciptaan karya inovasi ini,” kata pria yang juga menjabat sebagai dekan Fakultas Seni Rupa Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
Prediksi Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di SUGBK Jakarta.
PSIM Jogja menggelar gim internal untuk mengembalikan fisik dan ritme permainan jelang menghadapi Persija pada pekan keempat Super League 2026/2027.
Jacky Manuputty menjelaskan alasan absen dalam pelantikan Wantimpres di Istana Negara. Ia memastikan telah menyatakan kesediaannya.
Pilur serentak Bantul 2026 berjalan aman, lancar, dan damai. Bupati Abdul Halim Muslih meminta warga menjaga kerukunan dan menerima hasil dengan legowo
Meta Description:Kabupaten Temanggung menerima DBHCHT 2026 sebesar Rp28 miliar, turun dari sekitar Rp61 miliar pada 2025 dan berdampak pada program daerah.