Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Pembina TJSLBU, Sri Sultan HB X, saat memberi sambutan dalam pembukaan Munas TJSLBU, di BBPPKS Regional III, di kapanewon Kalasan, Kamis (4/11). /Harian Jogja-Lugas Subarkah.
Harianjogja.com, KALASAN--Membuka Musyawarah Nasional (Munas) yang akan berlangsung di Jogja, Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSLBU) menggelar bakti sosial dan vaksinasi untuk masyarakat, bertempat di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional III, di kapanewon Kalasan, Kamis (4/11/2021).
Ketua TJSLBU yang sebelumnya bernama Forum Corporate Social Responsibility (CSR), GKR Mangkubumi, menjelaskan vaksinasi dilaksanakan sebanyak 1.300 dosis dan paket sembako sebanyak 3.500 paket yang didukung oleh beberapa perusahaan.
Kegiatan ini kata dia, merupakan upaya untuk menjaga kesehatan masyarakat serta kepedulian TJSLBU kepada ekonomi masyarakat yang selama pandemi Covid-19 sangat terdampak. “Selama pandemi banyak sekali kendala dan kebutuhan. Ini support dari perusahaan untuk kita bagikan, ada di beberapa tempat selama dua hari,” katanya.
Munas TJSLBU berlanngsung pada Kamis hingga Sabtu (4-6/11), yang diikuti oleh anggota TJSLBU dari berbagai provinsi, dengan tema Reposisi dan Revitalisasi Organisasi Menuju Harmonisasi Sinergi. Ia berharap forum ini dapat terus mendukung program dari Kementerian Sosial maupun Dinas Sosial di seluruh daerah.
Pembina TJSLBU, Sri Sultan HB X, menuturkan dalam PP No.47/2012 tentang Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan Perseroan Terbatas, ditekankan pentingnya penyelarasan aspek ekonomi, sosial dan lingkungan dalam pembangunan berkelanjutan.
“Mewajibkan badan usaha peduli pada lingkungan. Saya berharap CSR ini tidak disalah gunakan untuk sekadar marketing gimmick atau pengelabuan citra perusahaan. Tema Munas ini saya pandang tepat, karena pandemi Covid-19 berdampak mengubah fundamental segala aspek kehidupan,” ungkapnya.
Dalam menghadapi situasi ini, TJSLBU harus berupaya mengkonsolidasi dengan capacity building yang berkelanjutan. Diperlukan reposisi dan revitalisasi, wujud dari grand strategy. Hal ini menjadi titik tolak pergantian kepengurusan berikutnya.
Kepala BBPPKS Regional III, Hotman, menyampaikan sambutan dari Menteri Sosial, Tri Rismaharani. Ia mengatakan Kementerian Sosial menyadari program perlindungan sosial saat ini belum optimal. Maka bersinergi dengan dunia usaha menjadi solusi.
“Harapan Kementerian sosial ke depan, bahwa CSR nantinya bertransformasi dari yang terbiasa charity, kemudian dibentuk social development and empowerment, sehingga akan tercipta keberlanjutan manfaat yang besar dalam jangka panjang,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Kasus kebakaran di DIY melonjak saat kemarau 2026. Polda DIY memperketat patroli titik api dan mengimbau warga tidak membuka lahan dengan membakar.
Komisi I DPR RI menyetujui penjualan eks KRI Ki Hajar Dewantara-364 melalui lelang karena sudah melewati masa manfaat teknis dan ekonomis.
DPRD Kota Jogja menyoroti data desil bansos yang dinilai tak tepat sasaran dan meminta pemutakhiran data serta antisipasi bantuan melalui APBD.
Sebanyak 11 pasangan menikah di atas tangki air. Sebanyak 25 tangki didonasikan untuk warga terdampak kekeringan di DIY.
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.