Pakar UGM Tegaskan Enam Gunung Api Aktif Bersamaan Fenomena Alami
Pakar Vulkanologi UGM Prof. Agung Harijoko menjelaskan enam gunung api aktif bersamaan merupakan fenomena alami dalam proses geologi.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL- Lonjakan kasus Covid-19 tengah terjadi di Kapanewon Bambanglipuro. Mayoritas di antaranya merupakan kasus baru dari hasil telusur kasus positif siswa SMPN 2 Bambanglipuro.
Kepala Puskesmas Bambanglipuro, Tarsisius Glory menerangkan bila lonjakan kasus terjadi karena terkait dengan hasil tracing siswa SMP N 2 Bambanglipuro yang sebelumnya terkonfirmasi positif Covid-19 dari kegiatan PCR acak. "Awalnya itu hanya dari tiga siswa SMP N 2 Bambanglipuro yang positif Covid-19" terang Glory pada Sabtu (27/11/2021).
Dari tiga siswa yang terpapar, penelusuran selanjutnya dilakukan kepada sejumlah konta erat. Hasilnya pada Jumat (26/11/2021) kasus baru dinyatakan positif dari hasil penelusuran kontak erat dari tiga siswa sebelumnya. Bahkan Glory memceritakan ada satu siswa yang kelima anggota keluarganya juga terkonfirmasi positif Covid-19.
Sayangnya dari hasil penelusuran kontak erat, Glory juga menemukan fakta bila orang tua siswa yang terkonfirmasi positif sempat mengadakan pengajian di rumahnya. "Orang tua dari siswa yang positif Covid-19 yang akhirnya positif juga, menggelar pengajian di rumahnya. Sehingga semakin banyak yang ditracing. Itu kebetulan warga Kalurahan Sidomulyo,"ujarnya.
BACA JUGA: Cegah Varian Covid-19 Omicron, Indonesia Tutup Kedatangan dari Afrika Selatan
Kondisi nyaris serupa juga diceritakan Glory juga terjadi di Kalurahan Mulyodadi. Orang tua lainnya dari salah satu siswa positif juga menggelar pengajian. Akibatnya ratusan orang ditaksir masuk dalam tracing dari kasus ini. "Sudah kita tracing semuanya. Dan hari ini, hari terakhir swab PCR gelombang ke dua untuk kontak tracing dari dua pengajian di Kalurahan Sidomulyo dan Mulyodadi," tutudnya.
Hasil swab PCR gelombang ke dua disebutkan Glory akan keluar paling cepat hari Minggu. Glory menegaskan bila nantinya hasil penelusuran dari dua pengajian ditemukan positif, sebaran kasus ini tidak bisa disebut klaster. "Tidak bisa dikatakan klaster pengajian karena awalnya tertular dari siswa di SMP N 2 Bambanglipuro,"ungkapnya.
Lurah Sidomulyo, Edi Murjito turut membenarkan adanya belasan warganya yang terkonfirmasi positif dari tracing kasus siswa SMPN 2 Bambanglipuro. Edi yang dikonfirmasi pada Minggu (28/11/2021) menyampaikan ada 16 orang yang positif dari penulusuran kontak erat.
Sebaran yang tinggi di Sidomulyo disebutkan Edi terjadi karena orang tua yang masuk dalam kontak erat salah satu siswa yang positif justru menggelar acara pengajian. Pengajian yang dimaksud Edi ialah acara tahlilan.
"Jadi waktu anaknya kena, orang tuanya kontak erat. Tetapi situ kebagian jatah pengajian, tahlilan, kirim doa. Kebetulan ini yang satu rumah yang anaknya kena itu tiga KK kena semua, ada enam," terangnya.
Tiga KK terkena karena masih berada di dalam satu pekarangan meskipun berbeda rumah. Bahkan dijelaskan Edi bila kasus ini juga menyebar ke sejumlah Kalurahan di sekitar Sidomulyo. "Yang terpapar tidak saja warga dari Kalurahan Sidomulyo, namun juga menyebar ke Kalurahan Sumbermulyo dan Mulyodadi," tuturnya.
"Setelah ketahuan positif akhirnya semua warga yang ikut tahlilan juga masuk tracing kontak erat dan harus menjalani swab PCR. Harapan saya semoga saja hasil swab PCR nantinya tidak ada yang positif," tegasnya.
Saat ini antisipasi dari Kalurahan Sidomulyo mendukung upaya 3T. Edi juga mewajibkan pasien positif dan kontak erat untuk isolasi mandiri. Kalurahan juga membagikan bantuan sembako untuk masing-masing KK yang menjalani isolasi mandiri, selain bantuan swadaya dari warga sekitar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pakar Vulkanologi UGM Prof. Agung Harijoko menjelaskan enam gunung api aktif bersamaan merupakan fenomena alami dalam proses geologi.
DVI Polri mengidentifikasi dua dari enam jenazah korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 129 orang masih dalam pencarian.
Pemerintah mendorong penindakan dugaan pelanggaran beras fortifikasi. Temuan 25 merek disebut berpotensi merugikan konsumen hingga Rp89 triliun.
Antrean Pertalite di SPBU Galur Kulonprogo mengular hingga Jalan Raya Brosot. Puluhan motor mengantre pada Senin malam.
Icomex dijadwalkan diresmikan 17 September 2026. OJK dan DPR mempercepat regulasi sebelum pengawasan BMKS beralih ke OJK pada 2027
Taman Edupark Gemolong diperketat setelah video remaja bermesraan viral. Pengawasan, penerangan, dan pembatasan malam akan ditingkatkan.