Lonjakan Pemudik Lebaran Terlihat di Bandara YIA
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, KULONPROGO--Capaian vaksinasi Covid-19 hingga 100 persen di wilayah Kulonprogo pada akhir tahun dinilai oleh Gugus Tugas Covid-19 setempat sulit tercapai.
Sinkronisasi data penerima vaksinasi disinyalir menyebabkan target vaksinasi terganjal.
Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Fajar Gegana, mengatakan sinkronisasi data sasaran yang sudah menerima vaksin Covid-19 dengan data capaian dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo memerlukan waktu yang cukup lama.
"Jumlah penerima vaksin Covid-19 semakin sedikit menjadi kendala kami. Capaian vaksin Covid-19 100 persen pada akhir tahun kami akui kesulitan. Sasaran [vaksin Covid-19] sudah sedikit sekali. Kami juga menyampaikan bahwa data yang sudah divaksin dan belum divaksin juga belum disinkronkan," kata Fajar pada Senin (29/11/2021).
BACA JUGA: Sidang Kasus Satai Beracun, Nani: Saya Mohon Ampun & Bertobat pada Allah
Dikatakan Fajar, sinkronisasi perlu dilakukan untuk mengkonfirmasi apakah sasaran vaksin Covid-19 benar-benar sudah menerima vaksin. Dalam upaya tersebut, diakui oleh Wakil Bupati Kulonprogo ini cukup memakan waktu yang lama.
"Sinkronisasi perlu dilakukan karena dalam kegiatan vaksinasi yang sudah berjalan, banyak sasaran yang tidak sesuai pendataan dengan kategorinya. Kita ambil contoh seperti vaksinasi kepada pelajar namun dimasukkan dalam kategori vaksinasi umum," jelas Fajar.
Upaya vaksinasi Covid-19 di kalurahan terus dilakukan oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo. Hal tersebut mengantisipasi upaya vaksinasi Covid-19 secara massal yang sudah jarang dilakukan.
"Kami imbau masyarakat yang belum menerima vaksin Covid-19 untuk datang ke puskesmas setempat. Nanti, tenaga kesehatan akan melakukan pelayanan vaksinasi Covid-19. Kami masih membuka layanan vaksinasi Covid-19 di puskesmas," jelas Fajar.
Dikonfirmasi terpisah, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati, mengatakan pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 oleh jawatannya difokuskan untuk dosis kedua. Sehingga, upaya tersebut berdampak kepada capaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama.
"Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo juga telah menurunkan capaian vaksinasi dosis pertama menjadi 500 dosis. Sebelumnya, untuk sasaran dosis pertama dinas kesehatan menargetkan sebanyak 1.000 dosis," kata Baning.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Pemkab Bantul siapkan lima kalurahan untuk program Kampung Redam hasil kerja sama dengan Kementerian HAM. Fokus pada resolusi konflik dan keadilan restoratif.
Daftar klub yang lolos ke Liga Champions 2026/2027. Simak klub raksasa yang lolos otomatis dan daftar tim yang berjuang lewat kualifikasi di sini.
KDMP Tamanmartani menggunakan dana LPDB untuk operasional awal klinik pratama sambil menunggu kerja sama BPJS Kesehatan.
Erina Gudono resmi lulus S2 University of Pennsylvania sambil menjalani peran sebagai ibu bagi Bebingah bersama Kaesang Pangarep.