Nasdem DIY-Jateng Incar Posisi Kedua di Pemilu 2024

Sejumlah politikus Partai Nasdem saat memberikan keterangan pers terkait Rakorwil Partai NasDem DIY-Jateng yang dibuka di Pelataran Candi Prambanan Sleman, Senin (29/11) malam. - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak.
30 November 2021 11:37 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Partai NasDem di DIY dan Jawa Tengah mengincar posisi kedua pada Pemilu 2024 mendatang. Hanya saja ada sejumlah tantangan dan capaian, termasuk target penambahan kursi parlemen yang dihadapi Nasdem.

Ketua Pemenangan Nasdem Jawa III (DIY-Jawa Tengah), Sugeng Suparwoto menegaskan, ia terus melakukan konsolidasi salah satu melalui Rakorwil yang digelar di Jogja. "Nasdem terus melakukan SWOT [strengths, weaknesses, opportunities, and threats]. Kami pada tahun 2024 bercita-cita menang Pemilu," paparnya, Selasa (30/11/2021).

BACA JUGA : Nasdem Desak Komnas HAM & Polisi Segera Usut Dugaan

Rakorwil ini menjadi tempat menyiapkan infrastruktur Partai, salah satunya dengan menyusun kepengurusan hingga unit terkecil, yaitu desa dan kelurahan. Saat ini kepengurusan di tingkat desa dan kelurahan sudah 85% dan ditargetkan tuntas 100% pada akhir tahun ini. Sugeng juga menyebut, Jateng dan DIY sangat strategis dalam konstelasi politik Indonesia. Jawa Tengah memiliki 77 kursi DPR RI dan DIY ada delapan kursi DPR RI.

Perolehan kursi NasDem di DIY-Jateng terdiri dari 5 kursi DPR RI dari Dapil Jawa Tengah dan 1 kursi DPR RI dari Dapil DIY. Di tingkat Provinsi, NasDem meraih 6 kursi. Masing-masing 3 di DIY dan 3 Jateng. Sementara di tingkat Kabupaten/Kota se Jateng, NasDem meraih 79 kursi. Sementara Kabupaten/Kota se DIY berjumlah 16 kursi.

Sugeng menyadari, Jawa Tengah adalah basis dari PDIP. Namun, pihaknya tidak patah arang untuk meraih kemenangan di Jawa Tengah. "Partai Nasdem bisa memenangkan Pemilu kalau di Jawa Tengah minimal nomor II," kata dia.

"Dengan kerja keras, integritas, dan didukung dengan infrastruktur partai serta tokoh-tokoh partai, Nasdem bisa memenangkan Pemilu 2024," tambahnya.

Ketua DPW Nasdem DIY, Subardi menyampaikan, pembukaan Rakorwil dilakukan di Pelataran Candi Prambanan karena sebagai simbol perjuangan, simbol kejayaan dan simbol keluhuran budaya. "Kami ingin menggaungkan pesan moral bahwa jalan politik NasDem adalah politik yang berbudaya, politik yang menyatukan kekuatan bangsa," kata anggota Komisi III DPR tersebut.

Selain aspek historis, Subardi melanjutkan, penentuan Candi Prambanan sebagai tempat pembukaan juga mewakili wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Aspek kewilayahan yang menyatu mampu menyatukan antarelemen Partai. "Kolaborasi ini akan menyatukan seluruh elemen partai, khususnya di Jogja dan Jateng," ujar Subardi.

BACA JUGA : Nasdem Kota Jogja Optimistis Bisa Sapu Bersih Semua Dapil

Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Tengah, Setyo Maharso menambahkan, Partai Nasdem DIY - Jateng melakukan konsolidasi total untuk menghadapi Pemilu 2024. Rakorwil gabungan ini juga diikuti oleh petinggi Partai dan para undangan, misalnya Ketua Dewan Pertimbangan Partai Nasdem, Siswono Yudo Husodo, Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Kehadiran para petinggi NasDem menjadi energi bagi kader karena mereka akan duduk dalam satu forum.

"Kita akan memulai Rakor pada hari Selasa sampai selesai. Hasilnya menjadi rekomendasi bagi langkah strategis pemenangan," katanya.