Kemenhut Pastikan Penanganan Kebakaran TNBTS Berjalan Terpadu
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Pantai Parangtritis di akhir pekan pada Minggu (21/11/2021)/Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul pesimistis target pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata bisa terpenuhi di akhir tahun ini. Terlebih, Pemerintah Pusat bakal memberlakukan PPKM Level 3 selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kepala Dispar Bantul Kwintarto Heru Prabowo mengatakan saat ini PAD dari sektor pariwisata mencapai sekitar Rp10 miliar, dengan sumber pendapatan terbesar dari retribusi wisata Pantai Parangtritis dan sekitarnya. Sementara, target PAD sampai akhir tahun dipatok Rp14,5 miliar.
BACA JUGA: Praktik Mafia Tanah Merajelala, Ini Modus yang Biasa Digunakan
Di hari biasa selama Desember, PAD diprediksi bisa mencapai Rp3 miliar hingga Rp4 miliar. “Namun dalam kondisi seperti ini terlebih ada PPKM Level 3, untuk mencapai target Rp4,5 miliar sangat susah, paling hanya di angka Rp2 miliar,” kata Kwintarto saat ditemui, Selasa (30/11/2021).
Ihwal penerapan PPKM Level 3 selama libur Nataru mulai 24 Desember sampai 2 Januari 2022, Kwintarto mengaku masih menunggu regulasi karena sampai saat ini belum ada acuan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri), Instruksi Gubernur (Ingub), maupun Instruksi Bupati (Inbup). Instruksi yang ada saat ini adalah DIY secara keseluruhan masih dalam Level 2 sampai 13 Desember 2021.
Kwintarto memprediksi PPKM Level 3 selama libur Nataru berbeda dengan PPKM sebelumnya, sehingga tempat wisata masih tetap buka meski dengan sejumlah pembatasan. “Kami mengimbau masyarakat dan pelaku wisata untuk tidak panik,” katanya.
Guna mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 selama Nataru, Dispar berkoordinasi dengan Satpol PP dan Dinas Perhubungan. Koordinasi dilakukan untuk mengatur arus wisatawan di sejumlah objek wisata agar kegiatan wisata tetap sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. “Kami juga berkoordinasi dengan Polri dan TNI,” katanya.
Kepala Seksi Promosi dan Informasi Dispar Bantul Markus Purnomo Adi mengatakan jumlah kunjungan wisata saat ini sudah mendekati normal dari sebelumnya. Hal itu terlihat dari jumlah kunjungan wisatawan pada akhir pekan mulai dari Jumat-Minggu (26-28/11/2021). Jumlah wisatawan di objek wisata yang dikelola Pemkab Bantul sebanyak 28.236 orang dengan pendapatan total Rp274,5 juta.
Jika dihitung sejak Senin sampai Minggu (22-28/11/2021) jumlah wisatawan mencapai Rp39.923 orang dengan total pendapatan Rp387,8 juta. “Jumlah wisatawan naik 8,3 persen dibanding pekan sebelumnya,” kata Markus. Pada pekan sebelumnya atau 15-21 November 2021, jumlah wisatawan sebanyak 36.844 orang dengan pendapatan Rp357,4 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 16 September 2026 tersedia menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini dengan tarif mulai Rp12.000.
Dugaan beras fortifikasi tak sesuai label ditemukan pemerintah. Harganya mencapai Rp57.000 per kilogram dan diduga rugikan konsumen Rp89 triliun.
Kebakaran hutan pinus di lereng Lawu mengancam satwa liar. Satu anak rusa ditemukan mati, sementara sarang Elang Ular Bido selamat.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 16 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
KPK mengungkap aliran uang Rp1,5 miliar dari bos Summarecon kepada Erwin dalam dugaan pengurusan blokir SHGB dan pemecahan HGB.