Jelang Tutup Tahun 2021, Inflasi di Jogja Catatkan Rekor Tertinggi

Ilustrasi - JIBI/Bisnis.com
02 Desember 2021 02:37 WIB M Faisal Nur Ikhsan Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA – Tingkat inflasi di Kota Jogja mencatatkan rekor tertingginya pada pengujung2021. Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat inflasi pada bulan November 2021 berada di angka 0,45 persen.

Angka inflasi tahunan dilaporkan berada di 1,57 persen. Sementara itu, inflasi year-on-year berada di 2,06 persen.

“Ini kalau kita bandingkan semuanya, lebih besar semuanya dari tingkat inflasi nasional,” jelas Kepala BPS DIY Sugeng Arianto, dalam siaran pers yang dilaksanakan secara daring pada Rabu (1/12/2021).

Ada beberapa komoditas yang jadi pendorong inflasi di Kota Jogja. Salah satunya adalah perbaikan harga telur ayam ras yang pada beberapa bulan lalu harganya sempat anjlok di pasaran.

Pada November 2021, harga telur ayam ras di Kota Jogja dilaporkan mengalami kenaikan 20,83 persen. Kenaikan tersebut memberikan andil 0,13 persen bagi inflasi di Kota Gudeg tersebut.

“Demikian juga dengan minyak goreng, dimana permintaan terhadap CPO (Crude Palm Oil) terutama di pasar luar negeri juga meningkat. Sehingga ini akhirnya memengaruhi tingkat kenaikan harga untuk minyak goreng,” jelas Sugeng.

BPS Provinsi DIY mencatat kenaikan harga minyak goreng sebesar 5,72 persen pada November 2021 memberikan andil terhadap inflasi sebesar 0,05 persen. Sementara itu, anggur, tomat, apel, bawang merah, dan daging ayam ras menjadi komoditas penyumbang deflasi terbesar. Masing-masing memiliki andil deflasi sebesar 0,01 persen serta 0,03 persen.

“Kalau kita amati andil menurut kelompok, ada dua yang bisa kita amati secara lebih dalam. Yang pertama, terkait kelompok makanan, minuman, dan tembakau ini inflasinya tercatat sebesar 1,08 persen atau memberikan andil 0,24 persen,” jelas Sugeng.

Sementara itu, kelompok pengeluaran rekreasi, olahraga, dan budaya dilaporkan mengalami inflasi 1,30 persen pada bulan November 2021. Tingkat inflasi tahun kalender dilaporkan sebesar 4,13 persen dengan andil terhadap inflasi sebesar 0,03 persen.

Sugeng juga menyampaikan bahwa tingkat inflasi di Kota Jogja pada bulan November 2021 mencatatkan rekor tertingginya sepanjang tahun ini. “Secara year-on-year, inflasi pada bulan November ini juga merupakan inflasi year-on-year yang terbesar. Sebesar 2,06 [persen]. Sementara year-on-year pada bulan-bulan sebelumnya semuanya di bawah 2 persen,” jelasnya.

Sumber : JIBI/Bisnis.com