Vaksinasi Anak di DIY Dimulai, Begini Kondisinya

Ilustrasi vaksinasi Covid-19. - Harian Jogja/Desi Suryanto
18 Desember 2021 15:27 WIB Jumali Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA – Kick off vaksinasi Covid-19 anak usia 6-11 tahun di DIY, resmi digelar, Sabtu (18/12/2021), di gedung Wana Bhakti Yasa, Umbulharjo, Kota Jogja.

Pada kick off vaksinasi yang menyasar sejumlah siswa SD di Kota Jogja ini tidak ada penolakan, hanya ada satu Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI) yang dialami oleh satu anak, berupa muntah.

“KIPI yang dialami oleh anak tersebut, ringan. Karena di awal hasil indep, anak tersebut sudah muntah. Untuk penolakan sejauh ini tidak ada,”kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY Pembajun Setyaningasatutie, Sabtu (18/12/2021).

Ia mengungkapkan pada kick off kali ini, selain bekerja sama dengan Dinkes Kota Jogja, pihaknya juga menggandeng sejumlah sekolah di Kota Jogja, salah satunya adalah SD Muhammadiyah Sapen. Adapun target dari vaksinasi kali ini adalah sebanyak 1.300 anak usia 6-11 tahun.

Dikatakannya, usai kick off, vaksinasi akan dilanjutkan ke sekolah-sekolah bersamaan dengan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Ini dilakukan agar vaksinator dari puskesmas setempat bekerja lebih efektif. Sebab, anak usia 6-11 tahun termasuk golongan rentan terinfeksi Covid-19, dan varian Omicron.

BACA JUGA: Antibodi Menurun, Epidemiolog Khawatir Omicron Meledak pada Awal 2022

“Jadi, biar tidak bolak-balik ke sekolah. Kelas 1 dan 2 bisa divaksin DPT (Difteri, Pertusis dan Tetanus) , kelas 3 dan 4 yang tidak mendapatkan program BIAS bisa divaksin Covid-19. Kelas 5 dan 6 putri kan mendapatkan vaksinasi HPV (Human Papilloma Virus) ,” lanjut Pembajun.

Menurutnya, sejauh ini Dinkes belum ada rencana membuka sentra vaksinasi khusus anak, meski saat ini telah ada sentra vaksinasi di kantor Dinkes DIY.

“Tapi, nanti bisa saja kami buka. Kami lihat dulu perkembangannya. Jika dibutuhkan, kami akan membukanya,” ungkap Pembajun.