iOS 27 Rilis: iPhone 11 Dapat, tapi Tak Semua Fitur AI
iOS 27 resmi rilis. Cek daftar iPhone yang kebagian, fitur Siri AI, Apple Intelligence, cara instal, dan perbedaan dukungan tiap model.
Ilustrasi penambangan pasir/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA--Badan Informasi Geospasial (BIG) mencatat sebagian lahan di lereng Gunung Merapi rusak karena adanya penambangan pasir. Selain tanah Sultan Grond (SG) yang terdampak penambangan pasir, banyak pekarangan bahkan sawah yang beralih fungsi jadi lahan penambangan.
Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG), Muh Aris Marfai, mengatakan awalnya pihaknya mendapatkan permintaan dari Pemda DIY untuk memetakan lahan tambang di seluruh lereng Gunung Merapi.
Hasil pemetaan tersebut, ada lahan SG yang terkena penambangan, termasuk penambangan tidak berizin. Selain itu, BIG juga menemukan banyak sekali kerusakan lahan pekarangan, sebagai akibat adanya penambangan.
"Dan ini semakin bertambah. Begitu juga dengan perubahan lahan dari sawah jadi lahan pertambangan, itu tentu merusak lingkungan," katanya, Senin (20/12/2021).
BACA JUGA: Mahfud MD Minta Komunitas Tionghoa Jadi Garda Depan Meningkatkan Kerukunan
Oleh karena itu, Aris mengungkapkan jika pihaknya telah menyampaikan hasil pemetaan tersebut kepada Gubernur DIY Sri Sultan HB X, agar ada tindak lanjut terkait kerusakan yang terjadi.
"Pada 2022 mendatang kami akan petakan Sultan Grond berapa yang terdampak dan rusak. Berapa yang masih bagus terkait lingkungan di lereng Gunung Merapi. Termasuk pekarangan berapa yang rusak dan berapa yang masih bagus. Sehingga program untuk restorasi jadi tepat sasaran," lanjutnya.
Pada kesempatan tersebut, Aris mengaku telah mendapatkan beberapa masukan dari Sri Sultan HB X terkait banyaknya lahan lereng Gunung Merapi yang rusak karena penambangan. Kerusakan lahan di lereng Gunung Merapi untuk penambangan itu telah melampaui batas.
"Utamanya di lahan pekarangan atau yang bukan lahan tambang. Beliau juga menyampaikan lahan pekarangan yang rusak ada yang lima meter dan ada yang sepuluh meter, kemudian menjadikan lubangan yang besar itu, kalau bisa itu dihentikan. Kemudian tidak ada lagi, penambangan liar," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
iOS 27 resmi rilis. Cek daftar iPhone yang kebagian, fitur Siri AI, Apple Intelligence, cara instal, dan perbedaan dukungan tiap model.
Dekranasda Daerah Istimewa Yogyakarta mendorong industri kecil dan menengah (IKM) kerajinan terus berinovasi agar mampu memperluas pasar hingga mancanegara
Jadwal DAMRI dari YIA Rabu 16 September 2026 tersedia ke lima tujuan. Tarif promo YIA-Jogja Rp50.000 berlaku hingga September.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 16 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal SIM Sleman Rabu 16 September 2026 tersedia di STP AMPTA. Simak jadwal Satpas, MPP, SIM Keliling Malam dan Simmade.
DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggalakkan budaya literasi sekaligus memberikan edukasi sosial kepada masyarakat mengenai bahaya judi online (judol)