Advertisement

Asal Gunungkidul, Sosok Kopral DA yang Terlibat Tabrakan dan Membuang Jasad 2 Remaja ke Sungai

David Kurniawan
Senin, 27 Desember 2021 - 15:57 WIB
Bhekti Suryani
Asal Gunungkidul, Sosok Kopral DA yang Terlibat Tabrakan dan Membuang Jasad 2 Remaja ke Sungai Ilustrasi mayat - Ist/Okezone

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Kasus pembuangan dua sejoli korban kecelakan Nagrek, Bandung di Sungai Serayu melibatkan salah satu Anggota Kodim 0730/GK berinisial DA. Anggota TNI berpangkat Kopral Dua ini merupakan pria asli kelahiran Dusun Gading IV, Gading, Playen.

Kepala Dusun Gading IV, Supriadi mengatakan, meski asli kelahiran Gading, namun DA sudah pindah tempat tinggal. Hal ini dibuktikan dari kartu keluarga yang bukan lagi sebagai warga Gading.

“Sejak menikah ikut istrinya dan tidak lagi tercatat sebagai warga Gading IV,” kata Supriadi kepada wartawan, Senin (27/12).

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Menurut dia DA dikenal sosok pemuda yang baik, dan pendiam. Untuk kedinasaan menjadi anak buah Kolonel infanteri P saat bertugas menjadi Komandan Kodim 0730/GK pada medio 2015-2016.

BACA JUGA: Dokumennya Jadi Bungkus Gorengan, Ini Reaksi Susi Pudjiastuti

Sebelum terjadi kasus ini, mobil Panther hitam yang diketahui terlibat dalam kecelakaan beberapa kali dibawa pulang ke rumah orang tuanya. “Sempat dibawa pulang pada saat menjenguk orang tuanya. Meski intensitas berkunjungnya ke Gading tidak sering,” katanya.

Supriadi mengaku tidak mengetahui penangkapan DA. Pasalnya, hingga sekarang tidak ada dari pihak TNI menghubunginya untuk bertemu dengan keluarganya.

Komandan Distrik Militer 0730/GK Letkol Kav Anton Wahyudo mengatakan, tidak memilik kewenangan untuk menjawab terkait permasalah itu. Dia berdalih karena keterangan pers secara resmi disampaikan Kapendam III/Siliwangi dan Pomdam III/Siliwangi sebagai penyidik.

“Locus delicti TKP berada di wilayah hukum Pomdam III/Siliwangi adalah Jawa Barat,” kata Anton mengirimkan pesan kepada wartawan, kemarin.

Advertisement

Dia menegaskan tidak memiliki wewenang untuk memberikan informasi karena tidak mengetahui fakta hasil penyidikan dan olah TKPnya. Pihaknya juga meminta koordinasi pemberitaan langsung dengan Pengdam III/Siliwangi. “Silahkan koordinasi dengan Pendam III/Siliwangi baik melalui wibsite maupun akun resmi Penerangan Kodam III/Siliwangi. Terimakasih,” katanya.

Seperti diketahui tiga anggota TNI dikabarkan terlibat kecelakaan lalu lintas di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat yang menewaskan sejoli Handi Harisaputra, 17 dan Salsabila, 14. Setelah menabrak korban, ketiga anggota TNI itu tega membuang korban ke sungai hingga tewas.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Rusia vs Ukraina Hari ke 224: Ukraina Terus Buat Kemajuan Lawan Rusia

News
| Rabu, 05 Oktober 2022, 18:47 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement