Gempa Jogja M3,5 Berpusat di Darat Bantul, Ini Lokasinya
Gempa Bantul M3,5 terjadi Kamis sore dan dirasakan di Jogja. BMKG meminta warga tetap tenang serta mengikuti informasi resmi.
Ilustrasi kuliah tatap muka di kampus./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY mengizinkan kampus membuka perkuliahn tatap muka 100% dengan sejumlah syarat tertentu yang harus dipenuhi. Kampus yang tak mampu memenuhi persyaratan disarankan menggelar kuliah tatap muka secara bertahap atau mencampurnya dengan daring.
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan pembukaan perkuliahan sangat tergantung kesiapan sarana prasarana yang dimiliki kampus. Pemda DIY memberikan keleluasaan kepada setiap kampus untuk membuka proses perkuliahan tatap muka 100%, dengan syarat mahasiswa tetap menaati protokol kesehatan, salah satunya tidak berkerumun.
BACA JUGA: Mengenal Metaverse, Dunia Virtual yang Memperjualbelikan Alun-Alun Utara Jogja untuk Investasi
"Kalau kampus sudah menghitung perkuliahan tatap mula 100 persen dijalankan tetap bisa sesuai prokes, jaga jarak dan lainnya, ya enggak masalah, tentu diizinkan," katanya, Rabu (5/1/2022).
Pemda DIY siap diajak bekerja sama dengan kampus yang menuntaskan vaksinasi. Kampus harus memastikan mahasiswa yang akan ikut perkuliahan telah divaksin minimal dosis pertama. "Kebijakan daerah, jika masih ada yang belum vaksinasi, ya kami akan berikan vaksin," ucapnya.
BACA JUGA: Penerimaan Mahasiswa Baru: Pendaftaran Akun LTMPT SNMPTN Dibuka, Ini Tahapannya
Pemda DIY telah melakukan koordinasi dengan kampus di DIY terkait pembukaan kuliah 100%. Ia meminta agar kampus melakukan inventarisasi terhadap mahasiswanya yang belum divaksin, sehingga tim dari Pemda DIY bisa meresponss untuk melakukan vaksinasi dengan mendatangi kampus.
"Jadi prinsipnya diperbolehkan 100 persen, asal sesuai prokes. Kalau misalnya 100 persen kok kampusnya kelihatan suk-sukan [sesak atau berkerumun], ya 50 persen dulu, menyesuaikan kondisi kampus," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa Bantul M3,5 terjadi Kamis sore dan dirasakan di Jogja. BMKG meminta warga tetap tenang serta mengikuti informasi resmi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta menuju Palur lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Komdigi menyalurkan Starlink ke Nagekeo untuk menjaga konektivitas posko bencana dan fasilitas kesehatan pascagempa NTT.
Prabowo meminta edukasi bahaya karhutla diperkuat hingga masyarakat bawah. Pemerintah juga menyiapkan alat berat untuk buka lahan tanpa membakar.
OMC di kawasan IKN dimulai dengan penyemaian 800 kg garam untuk memicu hujan dan menambah cadangan air di tengah musim kemarau.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap Yogyakarta-Palur di sini.