Sultan Soroti MBG Sleman Usai Puluhan Siswa Alami Keracunan
Sultan HB X menyoroti pengelolaan MBG di Sleman, terutama penyimpanan bahan makanan dan waktu memasak setelah 70 siswa diduga keracunan.
Ilustrasi pertandingan Bola Voli / Dok
Harianjogja.com, JOGJA—Pekan Olahraga Korps Pegawai Republik Indonesia Daerah (Poprida) DIY 2026 resmi digelar dengan diikuti 544 atlet dari enam kontingen. Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X menekankan agar ajang olahraga bagi aparatur sipil negara (ASN) tersebut tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga menjunjung disiplin dan sportivitas.
Paku Alam X membuka Poprida DIY 2026 di Grha Wana Bhakti Yasa, Senin (14/9/2026). Menurutnya, olahraga memiliki nilai lebih luas karena mengajarkan ketekunan, kemampuan menghormati aturan, hingga kesiapan menerima hasil dengan jiwa besar.
"Olahraga bukan hanya soal cepat, kuat, atau menjadi pemenang. Ada latihan tentang disiplin, ketekunan, sportivitas, kemampuan menghormati aturan, sekaligus kesiapan menerima hasil dengan jiwa besar," ujarnya.
Poprida Bukan Sekadar Perebutan Medali
Paku Alam X mengajak seluruh peserta tidak menempatkan Poprida sekadar sebagai pertandingan antarcontingen. Kegiatan tersebut dinilai dapat menjadi ruang untuk menjaga kebugaran sekaligus memperkuat sportivitas dan kebersamaan di antara insan Korpri.
Nilai-nilai yang dibangun melalui olahraga, menurutnya, juga dapat menjadi bekal penting bagi ASN dalam menjalankan pengabdian. Kebugaran dan kebersamaan tersebut pada akhirnya diharapkan bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
ASN yang sehat, kata Paku Alam X, bukan hanya memiliki daya tahan untuk bekerja. Mereka juga memiliki energi untuk memberikan pelayanan dengan lebih baik.
Karena itu, ia meminta seluruh peserta bertanding dengan sungguh-sungguh tanpa menghilangkan semangat persaudaraan. Prestasi tetap penting, tetapi kehormatan dan sportivitas harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap pertandingan.
"Pertandingan yang sungguh-sungguh tetapi tetap menjaga persaudaraan. Raihlah prestasi tanpa kehilangan kehormatan, karena kemenangan terbaik dari POPRIDA bukan hanya medali, tetapi semangat yang kita bawa kembali ke tempat pengabdian masing-masing," tuturnya.
Diikuti Enam Kontingen
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY Raden Suci Rohmadi mengatakan Poprida DIY 2026 merupakan bagian dari komitmen Dewan Pengurus Korpri DIY bersama Korpri dalam membangun ASN yang sehat, tangguh, produktif, dan sportif.
Kegiatan tahun ini mengangkat tema "Kolaborasi Harmonis, ASN Tangguh di Istimewa". Menurut Suci, tema tersebut menggambarkan bahwa Poprida bukan hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan dan solidaritas ASN.
"Dengan mengusung tema Kolaborasi Harmonis, ASN Tangguh di Istimewa, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana untuk mempererat persaudaraan, memperkuat solidaritas, dan membangun semangat kebersamaan antara ASN Daerah Istimewa Yogyakarta," jelasnya.
Suci melaporkan Poprida DIY 2026 berlangsung selama 14–23 September 2026. Sebanyak 544 atlet mengikuti kegiatan tersebut dengan membawa nama enam kontingen dari berbagai wilayah dan pemerintah daerah di DIY.
Enam kontingen yang berpartisipasi terdiri atas Pemda DIY, Pemkot Yogyakarta, Pemkab Bantul, Kulonprogo, Sleman, dan Gunungkidul.
Dengan pelaksanaan Poprida hingga 23 September 2026, ajang ini diharapkan tidak hanya melahirkan prestasi olahraga di kalangan ASN, tetapi juga memperkuat nilai disiplin, sportivitas, kebersamaan, dan semangat pengabdian di lingkungan Korpri DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X menyoroti pengelolaan MBG di Sleman, terutama penyimpanan bahan makanan dan waktu memasak setelah 70 siswa diduga keracunan.
BMKG mengingatkan potensi gelombang laut hingga 4 meter di sejumlah perairan Indonesia pada 14-17 September. Pelaku pelayaran diminta waspada.
Disdukcapil Kulonprogo mengingatkan warga soal penipuan aktivasi IKD yang meminta Rp10.000, nomor rekening hingga kode OTP.
Gempa M5,6 mengguncang barat daya Bayah Banten pada Senin sore. BMKG memastikan gempa berkedalaman 10 km itu tak berpotensi tsunami.
JNE menggandeng visual artist Muklay menyulap armada pengiriman menjadi galeri seni berjalan jelang HUT ke-36 bertema “Melesat Hebat”.
Sleman memperkuat budaya literasi melalui perpustakaan. Layanan keliling bahkan menjangkau sekitar 128.000 pengunjung dalam setahun.