Mayat Misterius di Sungai Bedog Bantul Masih Diidentifikasi
Polisi masih mengidentifikasi mayat tanpa identitas yang ditemukan di Sungai Bedog Bantul. Kondisi jasad sudah membusuk dan sulit dikenali.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA- Seorang remaja berinisial LGMC, 18, diringkus aparat kepolisian karena membuat onar dan membawa senjata tajam (sajam) jenis celurit di Semaki, Umbulharjo.
Kepala Seksi Humas Polresta Jogja, AKP Timbul Sasana Raharja menjelaskan, remaja tersebut merupakan warga Gendeng, Gondokusuman. Ia ditangkap pada Selasa (4/1/2022) dini hari lalu sekitar pukul 00.40 Wib.
"Statusnya masih pelajar dan ditengarai merupakan kelompok geng pemuda," jelas Timbul, Jumat (7/1/2022).
Ia menyebut, dugaan LGMC yang merupakan anggota suatu kelompok geng tertentu dikuatkan dengan temuan polisi berupa baju jumper warna hitam bertuliskan Street Gangs 12 Yogyakarta.
Insiden penangkapan ini bermula saat tersangka menyambangi sebuah toko di Jalan Cantel, Semaki, Umbulharjo pada Selasa (4/1/2022) dini hari lalu. Lantas, tersangka membuat keributan di tempat itu.
BACA JUGA: Suka Makan Anggur? Selamat! Kebiasaan itu Berdampak Baik untuk Tubuh Anda
"Dari hasil pemeriksaan, motif pelaku untuk mencari gara-gara atau keributan memang disengaja," ungkap Timbul.
Warga yang resah kemudian melaporkan kejadian itu dengan petugas kepolisian. Polsek Umbulharjo menerjunkan Tim Regul atau merupakan singkatan dari REdam GULung kejahatan untuk menangkap tersangka.
"Atas perbuatannya pelaku dapat disangka melakukan tindak pidana dengan pasal 2 ayat 1 UU Darurat no 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara," jelas Timbul.
Kapolsek Umbulharjo, Kompol Achmad Setyo Budiantoro menyebut, Tim Regul merupakan program kepolisian yang bertugas untuk patroli dalam mengantisipasi kejahatan jalanan atau klitih. Ia mengklaim bahwa, unit tersebut masih aktif melakukan patroli hingga subuh.
"Hal itu dilakukan sebagai bentuk respons terhadap masukan masyarakat terkait antisipasi tindak kejahatan jalanan khususnya pada malam hari," ujar Kompol Setyo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi masih mengidentifikasi mayat tanpa identitas yang ditemukan di Sungai Bedog Bantul. Kondisi jasad sudah membusuk dan sulit dikenali.
Sarwendah bantah keras fitnah ikut pesugihan di Gunung Kawi. Kuasa hukum sebut itu murni syuting horor dan bidik konten video Pesulap Merah.
Konsep halal tidak cukup dipahami sebatas label pada kemasan produk. Kehalalan harus dibangun dari niat dan kesadaran pelaku usaha.
Taeyang BIGBANG merilis album Quintessence setelah 9 tahun, berisi 10 lagu dan kolaborasi global lintas musisi.
xAI meluncurkan Grok Build, AI coding berbasis terminal untuk saingi Claude Code dengan fitur plan mode dan sub-agent.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.