Advertisement

Buat Onar di Sebuah Toko dan Bawa Sajam, Remaja Jogja Ditangkap Polisi

Yosef Leon
Jum'at, 07 Januari 2022 - 16:17 WIB
Bhekti Suryani
Buat Onar di Sebuah Toko dan Bawa Sajam, Remaja Jogja Ditangkap Polisi Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA- Seorang remaja berinisial LGMC, 18, diringkus aparat kepolisian karena membuat onar dan membawa senjata tajam (sajam) jenis celurit di Semaki, Umbulharjo.

Kepala Seksi Humas Polresta Jogja, AKP Timbul Sasana Raharja menjelaskan, remaja tersebut merupakan warga Gendeng, Gondokusuman. Ia ditangkap pada Selasa (4/1/2022) dini hari lalu sekitar pukul 00.40 Wib.

"Statusnya masih pelajar dan ditengarai merupakan kelompok geng pemuda," jelas Timbul, Jumat (7/1/2022).

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Ia menyebut, dugaan LGMC yang merupakan anggota suatu kelompok geng tertentu dikuatkan dengan temuan polisi berupa baju jumper warna hitam bertuliskan Street Gangs 12 Yogyakarta.

Insiden penangkapan ini bermula saat tersangka menyambangi sebuah toko di Jalan Cantel, Semaki, Umbulharjo pada Selasa (4/1/2022) dini hari lalu. Lantas, tersangka membuat keributan di tempat itu.

BACA JUGA: Suka Makan Anggur? Selamat! Kebiasaan itu Berdampak Baik untuk Tubuh Anda

"Dari hasil pemeriksaan, motif pelaku untuk mencari gara-gara atau keributan memang disengaja," ungkap Timbul.

Warga yang resah kemudian melaporkan kejadian itu dengan petugas kepolisian. Polsek Umbulharjo menerjunkan Tim Regul atau merupakan singkatan dari REdam GULung kejahatan untuk menangkap tersangka.

"Atas perbuatannya pelaku dapat disangka melakukan tindak pidana dengan pasal 2 ayat 1 UU Darurat no 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara," jelas Timbul.

Advertisement

Kapolsek Umbulharjo, Kompol Achmad Setyo Budiantoro menyebut, Tim Regul merupakan program kepolisian yang bertugas untuk patroli dalam mengantisipasi kejahatan jalanan atau klitih. Ia mengklaim bahwa, unit tersebut masih aktif melakukan patroli hingga subuh.

"Hal itu dilakukan sebagai bentuk respons terhadap masukan masyarakat terkait antisipasi tindak kejahatan jalanan khususnya pada malam hari," ujar Kompol Setyo.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

BPOM Tarik 41 Obat Tradisional dan 16 Kosmetik Mengandung Kimia

News
| Kamis, 06 Oktober 2022, 13:37 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement