Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus Kunjungan Wisata Bantul Melonjak
Kunjungan wisata di Bantul melonjak enam kali lipat selama libur Kenaikan Yesus Kristus 2026. Pantai Parangtritis tetap menjadi primadona wisatawan
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA- Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Lempuyangwangi yang berada di Jalan Hayam Wuruk, Tegal Panggung, Danurejan Jogja dilaporkan terbakar pada Sabtu (15/1/2022) malam. Kebakaran terjadi setelah munculnya titik api diduga dari hubungan arus pendek yang berasal dari kabel proyektor di salah satu gedung kelas.
Kepala Seksi Humas Polresta Jogja, AKP Timbul Sasana Raharja menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui oleh petugas Satpam yang berjaga di kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Jogja. Lokasi gedung kedua bangunan ini berdekatan di Jalan Hayam Wuruk.
"Saksi yang merupakan Satpam di Disdikpora pertama kali mendengar suara ledakan yang dikira kembang api sekira pukul 23.30 Wib. Lalu memberitahukannya ke Satpam dan petugas di SDN setempat," jelas Timbul, Minggu (16/1/2022).
BACA JUGA: Manfaat Angin Nitrogen untuk Mobil Anda
Ketiganya lantas mengecek sumber suara ledakan yang terjadi di gedung SDN tersebut. Kemudian, didapati bahwa sumber ledakan berasal dari ruang kelas 6 yang juga telah dalam kondisi terbakar. Api disebut telah membesar hingga melalap bagian plafon kelas itu.
"Mereka sempat berusaha memadamkan api dengan peralatan sederhana dan bantuan alat pemadam api ringan (APAR), namun tidak berhasil. Selanjutnya mereka menghubungi petugas pemadam kebakaran," ungkap Timbul.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jogja kemudian menurunkan dua unit mobil pemadam kebakaran di lokasi kejadian. Dilaporkan, ada dua bangunan gedung yang terbakar dalam kejadian tersebut. Sekira pukul 24.15 Wib api berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan.
Timbul menambahkan, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian kebakaran itu. Hanya saja, sejumlah peralatan kelas seperti meja, kursi, buku pelajaran, dan pelbagai material lain habis dilalap si jago merah. Bagian dinding kelas juga tampak menghitam bekas dari kobaran api.
Sementara, Kepala SDN Lempuyangwangi, Esti Kartini mengatakan, proses dan kegiatan belajar mengajar (KBM) masih berjalan seperti semula awal pekan nanti meski gedung sekolah tersebut terbakar. Esti menyebut, pihaknya untuk sementara waktu bakal mengalihkan gedung kelas murid yang terbakar itu ke kelas lain yang memungkinkan.
"Kebakaran tidak mengganggu proses KBM. Rencana kita alihkan di kelas lain arena di awal pekan depan masih empat jenjang kelas yang masuk, jadi gedung kelas masih memungkinkan. Jadi di Senin besok anak-anak kelas 6 tetap masuk seperti biasa," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kunjungan wisata di Bantul melonjak enam kali lipat selama libur Kenaikan Yesus Kristus 2026. Pantai Parangtritis tetap menjadi primadona wisatawan
xAI meluncurkan Grok Build, AI coding berbasis terminal untuk saingi Claude Code dengan fitur plan mode dan sub-agent.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.