Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi/Ist
Harianjogja.com, SLEMAN-Di tengah harga minyak goreng yang masih cukup tinggi, minyak goreng bersubsidi seharga Rp14.000 telah beredar di toko retail modern. Kondisi ini dikeluhkan sejumlah pedagang sembako yang berharap minyak goreng bersubsidi bisa didistribusikan lebih merata.
Salah satu pedagang sembako di wilayah Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Cahyono, mengatakan adanya subsidi minyak goreng yang terbatas pada toko retail modern dikhawatirkan berdampak pada beralihnya pelanggan yang membeli minyak goreng ke toko retail modern.
“Pasti akan berpengaruh, masalahnya kami masih dari distributor yang masih memakai harga tinggi. Harga sekarang masih termasuk tinggi, dulu itu kalau normal Rp12.000 sampai Rp13.000 per liter. Ikut naik sejak harga minyak dunia naik,” ujarnya, Kamis (20/1/2022).
Di warungnya ia menjual minyak goreng kemasan berbagai merk. Harga minyak goreng tersebut saat ini berkisar Rp18.500 hingga Rp20.000 tergantung merknya. Ia menjual dengan harga tersebut lantaran dari distributor juga sudah tinggi, yakni Rp17.000 hingga Rp18.500.
BACA JUGA: Diharamkan MUI dan Muhammadiyah, Minat Investasi Kripto di Indonesia Bakal Surut
Menurutnya distribusi minyak goreng bersubsidi hanya pada toko retail modern tidak adil karena hanya menguntungkan pedagang bermodal besar, sementara pedagang kecil seperti dirinya justru tidak diperhatikan. “Harapannya bisa lebih merata kalau ada subsidi,” katanya.
Pedagang sembako lainnya, Titik, mengatakan saat ini ia menjual minyak goreng kemasan di kisaran harga Rp19.000. Ia juga menyayangkan kebijakan minyak subsidi yang hanya untuk toko retail modern saja.
Meski demikian ia optimis hal ini tidak berpengaruh signifikan pada penjualan minyak goreng di warungnya. “Nggak berpengaruh kalau menurut saya. Karena dia juga dibatasi. Pelanggan tetap masih ada di sini,” ungkapnya.
Berdasarkan data harian Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman, harga minyak goreng rata-rata di delapan pasar besar di Sleman pada Kamis (20/1) yakni Rp20.062 per liter untuk minyak kemasan, dengan harga tertinggi Rp21.000 di Pasar prambanan dan paling rendah Rp19.000 di Pasar Godean.
Sedangkan untuk minyak curah harga rata-rata saat ini Rp18.750 per liter dengan harga paling tinggi Rp20.000 di Pasar Cebongan dan paling rendah Rp17.000 di Pasar Godean. harga ini relatif masih stabil sejak awal januari lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Thai Honda meluncurkan New Honda Monkey EX Custom Edition bergaya balap BAJA di Thailand dengan harga 121.900 baht atau sekitar Rp66 juta.
Wisata jip Gumuk Pasir Parangtritis menawarkan tiga paket mulai Rp400.000, lengkap dengan rute pantai, offroad dan dokumentasi gratis.
Lionel Messi didenda MLS setelah menampar bagian belakang leher Quinn Sullivan dalam laga Inter Miami vs Philadelphia Union.
Tiga HP rugged untuk pemadam kebakaran dengan sertifikasi IP68, IP69K dan MIL-STD-810H, serta pilihan baterai hingga 25.500 mAh.
TikTok dan ByteDance setuju membayar denda US$400 juta atau Rp7,05 triliun di AS terkait dugaan pelanggaran privasi data anak.