Akses Layanan Keuangan Warga DIY Capai 98,74 Persen, Peringkat Kedua Nasional
Akses masyarakat terhadap layanan keuangan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencapai 98,74% pada 2026. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuan
Sosialisasi "Menangkal Berita Hoaks" dengan peserta Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) se Kulonprogo di Balai Kalurahan Banjarsari, Kapanewon Samigaluh, Selasa (25/1/2022),
Sekarang di mana-mana mayarakat memegang handphone (HP) dan memiliki media sosial. Di sana terdapat informasi yang positif, tetapi ada juga informasi yang menyesatkan atau palsu. Informasi sesat tersebut adalah dampak penggunaan internet yang masif. Oleh karena itu, masyarakat harus menyaring berita, sebelum mensharing atau menyebarluaskan.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kulon Progo, Agung Kurniawan SIP MSi, saat membuka sosialisasi "Menangkal Berita Hoaks" dengan peserta Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) se Kulon Progo di Balai Kalurahan Banjarsari, Kapanewon Samigaluh, Selasa (25/1/2022), dengan narasumber Wakil Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (AMSI DIY), Agung Purwandono.
Pada kesempatan ini, Ketua Forum KIM Kabupaten Kulonprogo, Zazin Sulaiman dari KIM Tuksono Sentolo, mengatakan saat ini sudah terbentuk 37 KIM di Kulonprogo. Ia mengingatkan fungsi KIM sebagai terminal informasi dan jejaring komunikasi untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas, maju dan sejahtera.
Lurah Banjasari, Muhyadi menyambut baik acara tersebut. "Diharapkan dengan adanya kegiatan ini KIM bisa menyebarluaskan informasi yang benar kepada masyarakat," harap Muhyadi.
Baca juga: Beda dengan Klithih, Begini Cara Bertarung Geng di Jogja Zaman Dahulu
Sementara itu, Agung Purwandono selaku narasumber menjelaskan, orang mudah termakan hoaks karena orang lebih cenderung percaya hoaks jika informasinya sesuai dengan opini atau sikap yang dimiliki.
“Misal seseorang memang sudah setuju terhadap kelompok tertentu, produk, atau kebijakan tertentu. Ketika ada informasi yang dapat mengafirmasi opini dan sikapnya tersebut, maka ia mudah percaya,” jelas Agung
Agung menambahkan beberapa tips yang dapat dilakukan untuk melawan hoaks di antaranya adalah mengecek alamat situs, memperhatikan detail visual, berhati-hati dengan website yang terdapat banyak iklan, membandingkan sejumlah ciri yang menjadi pakem khas jurnalistik di media mainstream, hati-hati dengan judul sensasional, serta mengecek penulis informasi tersebut.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Akses masyarakat terhadap layanan keuangan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencapai 98,74% pada 2026. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuan
Pemerintah memperpanjang tenggat wajib halal hingga 17 Oktober 2028. Pengusaha menyoroti kesiapan UMKM, biaya sertifikasi, dan edukasi.
Pengangguran DIY mencapai 70.560 orang pada Mei 2026. DPRD DIY mendorong sinergi sekolah dan industri untuk meningkatkan kompetensi lulusan.
Mahasiswa UMY, UII, UGM, dan HMI berunjuk rasa di DPRD DIY, Malioboro, untuk mengevaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Koperasi Merah Putih Tamanmartani di Sleman memiliki 1.118 anggota dan menggandeng 109 pedagang kelontong untuk memasok sembako.
BPBD Sleman memperkuat mitigasi bencana Merapi melalui perbaikan jalur evakuasi, penambahan EWS, edukasi warga, dan simulasi rutin.