Spanyol Comeback, Taklukkan Inggris 3-2 di Wembley
Spanyol bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan Inggris 3-2 di Wembley dalam laga pembuka UEFA Nations League.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA -- DIY mencatatkan penambahan 53 kasus positif Covid-19 pada Sabtu (29/1/2022). Selain itu ada satu pasien Covid-19 meninggal dunia.
Kabag Humas Biro UHP Setda DIY Ditya Nanaryo Aji menjelaskan penambahan 53 kasus positif itu berasal dari Kota Jogja 19 kàsus, Sleman 16 kasus, Bantul 10 kasus, Kulonprogo 7 kasus dan Gunungkidul ada tambahan 1 kasus. Adapun jumlah sampel yang diperiksa berasal dari 9.555 orang di DIY.
"Sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi 157.334 kasus. Penambahan kasus sembuh sebanyak 9 kasus, sehingga total sembuh menjadi 151.768 kasus," katanya Sabtu (29/1/2022).
Selama 24 jam terakhir juga dilaporkan ada satu kasus kematian sehingga total kematian ada 5.274 kasus. Rincian riwayat sementara kasus terkonfirmasi Covid - 19 berasal dari periksa mandiri 15 kasus dan tracing kontak kasus positif ada 38 kasus.
"Kasus aktif tercatat 292 kasus, bed terseid 141 terpakai enam untuk kritikal. Nonkritikal tersedia 1.144 terpakai 18 bed," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Spanyol bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan Inggris 3-2 di Wembley dalam laga pembuka UEFA Nations League.
PSS Sleman kebobolan tujuh gol dari tiga laga Super League. Pieter Huistra mengakui catatan itu terlalu banyak dan harus diperbaiki.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.