1.000 Hektare Sawah di Bantul Terlambat Tanam, Ini Penyebabnya
Sekitar 1.000 hektare lahan pertanian Bantul terlambat tanam akibat kekurangan air. Petani diminta mengejar empat kali tanam setahun.
Perawat satwa memasang kamera pengawas di kandang habituasi macan tutul Jawa bernama rasi yang hendak dilepasliarkan di TNGC pada 5 Maret 2022 mendatang./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Gembira Loka (GL) Zoo melepasliarkan satu ekor macan tutul Jawa (Panthera pardus melas) ke Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC).
BACA JUGA: Jembatan Kretek II Penyambung JJLS di Bantul Hampir Jadi, Desainnya Bajak Sawah
Upaya ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan alam melalui pemangsa tertinggi atau top predator, yang memiliki peran besar dalam sistem rantai makanan dalam suatu ekosistem.
Manajer Pemasaran GL Zoo Yosi Hermawan menjelaskan pelepasliaran ini dilakukan dengan menggandeng Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Cikananga, TNGC, Polisi Hutan, SINTAS dan Universitas Kuningan untuk
persiapan habituasi sebelum rilis yang akan dilakukan pada 5 Maret mendatang.
Yosi mengatakan, terwujudnya program pelepasliaran ini merupakan inisiatif dari kedua belah pihak yakni PPS Cikananga dan juga GL Zoo. Keduanya mulai melakukan perencanaan, persiapan dan kegiatan habituasi sejak beberapa waktu lalu. GL Zoo juga menyertakan tiga orang staff keeper (perawat satwa) yang ditugaskan secara bergantian ke TNGC dari 30 Januari 2022 sampai saat ini.
Dia menyebut dalam proses pra habituasi, petugas juga melakukan perawatan, observasi, dan memonitor macan tutul bernama Rasi itu dengan menerjunkan dokter hewan dan staf untuk mendukung percepatan program tersebut. "Macan Tutul ini jenis betina bernama Rasi yang diselamatkan tahun 2019 lalu," ungkap Yosi, Jumat (4/3/2022).
Adapun dukungan yang sejauh ini diberikan untuk menyukseskan program pelepasliaran itu kepada TNGC dan lembaga lainnya yakni perbaikan kandang habituasi dan kandang jebak macan tutul di Site Bintangot, support kandang angkut untuk Rasi, pemasangan CCTV untuk observasi Rasi saat habituasi dan penyediaan alat berupa lima unit CCTV dan TV monitor untuk pemantauan 24 jam.
BACA JUGA: Malioboro Tetap Ramai Tanpa PKL di Trotoar, Wisatawan Kini Bisa Selonjoran
Dia menambahkan macan tutul Jawa adalah salah satu satwa prioritas endemik Indonesia yang sudah terancam punah dan dilindungi oleh Undang-undang melalui SK Dirjen KSDAE No.180/IV-KKH/2015 bersama 24 spesies penting lainya.
"Ekosistem dikatakan seimbang apabila semua komponen biotik dan abiotik berada pada takaran yang seharusnya dalam jumlah maupun peranannya di lingkungan. Kami harap habituasi Macan Tutul Jawa ini menjadi indikator kualitas ekosistem TNGC," jelas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekitar 1.000 hektare lahan pertanian Bantul terlambat tanam akibat kekurangan air. Petani diminta mengejar empat kali tanam setahun.
Simak informasi SIM Keliling Bantul November 2026, jadwal layanan di Manding, syarat perpanjangan, dan biaya SIM A serta SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 2 November 2026 tersedia 15 kali keberangkatan. Simak jadwal 13 stasiun dan tarif Rp8.000.
SIM Keliling Polda DIY beroperasi selama November 2026 di sejumlah lokasi. Simak jadwal, persyaratan, dan biaya perpanjangan SIM A serta C.
Jalan Usaha Tani Blubuk Kulonprogo mendapat dukungan CSR Pertamina Rp500 juta untuk memudahkan petani dan menggerakkan ekonomi warga.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 9 November 2026, tersedia 10 perjalanan. Simak jam keberangkatan dari kedua stasiun.