Advertisement

Malioboro Tetap Ramai Tanpa PKL di Trotoar, Wisatawan Kini Bisa Selonjoran

Sunartono
Kamis, 03 Maret 2022 - 19:52 WIB
Budi Cahyana
Malioboro Tetap Ramai Tanpa PKL di Trotoar, Wisatawan Kini Bisa Selonjoran Sejumlah wisatawan selonjoran di Jalur Pedestrian Malioboro, depan Gedung DPRD DIY, Kota Jogja, Kamis (3/3/2022). - Harian Jogja/Sunartono

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJAMalioboro tetap ramai di hari libur meski pedagang kaki lima (PKL) sudah tidak ada di kawasan pedestrian dan dipindah ke Teras Malioboro 1 dan Teras Malioboro 2. Bahkan, hilangnya PKL dari trotoar membuat wisatawan semakin leluasa menikmati kawasan legendaris tersebut.

BACA JUGA: Sudah Dicat Putih, Begini Gambaran Bangunan Asli Malioboro pada Zaman Dahulu

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Sejumlah wisatawan menjadikan jalur pedestrian pada titik tertentu sebagai tempat nongkrong hingga duduk lesehan atau selonjoran. Keramaian Malioboro tak berubah, terutama saat liburan seperti pada Kamis (3/3/2022).

Sejumlah wisatawan membentuk sejumlah lingkaran kecil seperti di depan Gedung DPRD DIY, Teras Malioboro 2, atau depan Grand Inna Malioboro. Tempat yang dahulu jadi lokasi berjualan PKL itu kini menjadi tempat beristirahat para wisatawan. Wisatawan yang selonjoran bergerombol ini rata-rata membawa makanan sehingga berpotensi meninggalkan sampah sisa makanan di tempat mereka duduk.

Saat masih ada PKL, wisatawan kebanyakan hanya melintasi trotoar Malioboro. Kini, mereka banyak mengaso di pinggir jalan.

Salah satu wisatawan asal Garut, Saiful, menilai saat ini Malioboro tidak sesak sehingga masih ada banyak ruang bagi wisatawan untuk berhenti berswafoto atau bahkan duduk lesehan.

“Selain itu jadi lebih fokus kalau mau cari sesuatu karena pedagangnya sudah ditempatkan jadi satu [dua lokasi di Teras Malioboro],” katanya, Kamis (3/3/2022).

BACA JUGA: Kembalikan Malioboro Seperti Zaman Dulu, Hampir Separuh Toko Sudah Dicat Putih

Advertisement

Pemda DIY bersama Pemkot Jogja terus berupaya menata Malioboro. Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan fasad Malioboro dalam proses penataan. Sejumlah fasad yang rusak segera diperbaiki.

“Beberapa fasad sudah mulai dicat, karena nantinya akan diseragamkan pada titik-titik tertentu. Tetapi ini masih proses, termasuk membersihkan sampah visual, jadi penataan visual rencananya juga diupayakan seragam,” ujarnya.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Awan Panas Semeru Masih Keluar, BPBD Lumajang Tetapkan Masa Tanggap Darurat 14 Hari

News
| Senin, 05 Desember 2022, 22:07 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement