Pelajar Gunungkidul Diajak Jaga Budi Pekerti dan Budaya Damai
Pemkab Gunungkidul mendukung Gerakan Pelajar Jogja Santun dan Cinta Damai untuk mencegah kenakalan remaja dan kekerasan di sekolah.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Lansia berinisial ARS, 70, warga Kecamatan Wonosari ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di Pohon Nangka, Kamis (10/3/2022) dini hari. Diduga aksi nekat dilakukan karena pelaku mengalami depresi karena penyakit yang diderita tak kunjung sembuh.
Kapolsek Wonosari, AKP Edi Purnomo mengatakan, peristiwa bunuh diri pertama kali diketahui oleh istri korban saat akan ke kamar mandi yang berada di luar rumah. Saat berjalan, saksi melihat jaket yang dikenakan suaminya kemudian didekati sehingga melihat pelaku sudah gantung diri.
“Istrinya berteriak histeris, kemudian warga melaporkan kejadian ini ke polsek,” kata Edi, Kamis.
Menurut dia, pada saat diperiksa kondisi korban sudah dalam keadaan tak bernyawa. Hasil pemeriksaan medis dari petugas Puskesmas Wonosari tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh pelaku.
BACA JUGA: Rusak dan Rontok, Alasan Orang Khawatir Mewarnai Rambut
“Sudah diserahkan ke keluarga untuk dikebumikan,” katanya.
Edi menambahkan, sudah memeriksa sejumlah saksi dan kuat dugaan pelaku nekat bunuh diri karena depresi penyakit yang diderita tidak kunjung sembuh. Berdasarkan penuturan dari keluarga, ARS mengidap penyakit jantung dan paru-paru. “Sebelum peristiwa ini terjadi, pelaku sudah sering bercerita ke warga kalau mau bunuh diri,” katanya.
CATATAN REDAKSI:
Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan hubungi dokter kesehatan jiwa di puskesmas atau rumah sakit terdekat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mendukung Gerakan Pelajar Jogja Santun dan Cinta Damai untuk mencegah kenakalan remaja dan kekerasan di sekolah.
Harga ayam dan telur mulai naik seiring program MBG kembali berjalan. Dapur SPPG diminta membeli bahan baku langsung dari peternak.
Kemenkeu menyiapkan pertemuan dengan pimpinan BI usai Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia.
Pemkab Kulonprogo mengeluhkan minimnya keterlibatan dalam program MBG dan menyoroti sebaran SPPG yang belum merata di wilayahnya.
Kabupaten Bantul akan memasok 250 ton sampah per hari untuk mendukung operasional PSEL Piyungan yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2028.
Xpeng melakukan recall 33.473 unit X9 di China akibat potensi kebocoran pada suspensi udara depan. Perbaikan gratis akan dimulai pada 28 Agustus 2026.