Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Beberapa anak rehabilitasi tampil di depan keluarganya, dalam Family Support Group, di aula BPRSR Dinas Sosial DIY, Rabu (23/3/2022)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Remaja (BPRSR) Dinas Sosial DIY menggelar Family Support Group di aula BPRSR Dinas Sosial DIY, di Kalurahan Tridadi, Kapanewon Sleman, Rabu (23/3/2022).
BACA JUGA: Jogja dan Sekitarnya Lewati Puncak Gelombang Ketiga Covid-19
Kegiatan itu untuk membekali orang tua dan keluarga untuk menerima anaknya kembali selepas masa rehabilitasi.
Kepala BPRSR Dinas Sosial DIY, Barried Wibawa, menjelaskan Family Support Group bertujuan menguatkan peran keluarga dalam memberikan pengasuhan untuk anak agar nantinya bisa kembali ke masyarakat dan melanjutkan cita-citanya.
“Selain itu agar selama anak menjalani masa rehabilitasi, keluarga bisa memberikan dukungan agar proses rehabilitasi berjalan dengan baik,” katanya.
“Kami berupaya semaksimal mungkin menyiapkan program dan kegiatan selama anak di sini agar proses rehabilitasi berjalan baik. Kami harap, setelah keluar dari sini, mereka akan menjadi seperti anak pada umunya, dapat menyesuaikan dengan lingkungan keluarga dan masyarakat.”
Family Support Group menampilkan hasil karya anak selama direhabilitasi, salah satunya pertunjukan musik akustik. Orang tua atau keluarga yang datang juga mendapat surat pribadi berisi ungkapan perasaan dari anak yang direhabilitasi.
BPRSR Dinas Sosial DIY saat ini menampung 30 anak yang semuanya berjenis kelamin laki-laki, dari usia 14 sampai 18 tahun. Tak hanya dari DIY, anak-anak berasal dari Sidoarjo, Magelang, Semarang dan Banten. Sleman mendominasi jumlah tersebut dengan 16 anak.
Lamanya anak direhabilitasi berbeda-beda sesuai dengan hasil penetapan dari pengadilan. Pada 2021, BPRSR Dinas Sosial DIY mengembalikan 84 anak kepada keluarganya. Total kapasitas rehabilitasi sebanyak 80 anak.
Selama direhabilitasi, anak akan mengikuti berbagai kegiatan positif mulai pukul 04.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Ada tiga pelayanan utama yang diberikan, yakni pemenuhan kebutuhan pokok meliputi makan tiga kali sehari dengan masakan segar, lengkap dengan buah, susu dan cemilan.
Kedua, bimbingan fisik, mental, spuritual dan sosial. Ketiga, pendidikan atau vokasional. Semua anak dipastikan menunaikan ibadah sesuai agamanya masing-masing. Sejumlah kegiatan positif yang dilakukan diantaranya latihan musik, outbound, menonton film, memilah sampah dan lainnya.
BACA JUGA: Ganti Rugi Tol Jogja Solo untuk Warga Purwomartani Kemungkinan Dibayarkan Juli
Psikolog dari Center of Public Mental Health (CPMH) UGM, Nurul Kusuma Hidayati, mengatakan hal yang pertama perlu disiapkan adalah keluarga. “Keluarga harus solid, harus ngobrol apa yang harus dilakukan dan disiapkan,” katanya.
Yang perlu disiapkan berikutnya adalah lingkungan.Anak yang kembali pun harus disiapkan. Misal si anak perlu mendekati dan meminta maaf lagi kepada korban, keluarga pun harus ikut mendampingi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 11 Juni 2026 tersedia sejak pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap keberangkatan terbaru.
Kompas kiblat online QuranTime memudahkan penentuan arah kiblat secara akurat berbasis GPS tanpa aplikasi, cocok untuk perjalanan dan aktivitas harian.
IHSG dibuka melemah ke level 5.899,27 pada Kamis 11 Juni 2026. Konflik Timur Tengah dan sentimen suku bunga global membayangi pasar.
Dony Oskaria memaparkan tiga pilar transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045, yakni ketahanan pangan, energi, dan penguatan SDM.
Daftar lagu resmi Piala Dunia dari 1990 hingga 2026, dari Waka Waka, Cup of Life, Dreamers hingga Dai Dai milik Shakira dan Burna Boy.