Astrid Widayani Raih Penghargaan Darma Bakti di Hari Pramuka ke-65
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN--Jalan Tol Jogja-Bawen resmi dibangun di Jogja pada Rabu (30/3/2022). Tol ini tergabung dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk mendukung program pemerintah dalam pengembangan infrastruktur.
Jika sudah beroperasi penuh, perjalanan dari Semarang menuju Jogja atau sebaliknya akan menjadi lebih cepat, dari sebelumnya memakan waktu 3 jam menjadi hanya 1,5 jam.
Pembangunan jalan tol ini diharapkan dapat melancarkan distribusi barang dan jasa, pengembangan industri dan pariwisata serta meningkatkan konektivitas khususnya di sisi selatan Pulau Jawa.
BACA JUGA: Retribusi Wisata di Bantul Tahun Ini Bakal Naik Gara-Gara Jembatan Kretek II
Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Triono Junoasmono mengatakan jalan Tol Jogja-Bawen selain sebagai PSN juga telah ditetapkan menjadi Proyek Infrastruktur Prioritas (PIP). Jalan ini akan dibangun dengan panjang 75,82 kilometer. Rinciannya, 67,5 kilometer berada di wilayah Jawa Tengah dan sisanya 8,77 kilometer di DIY. "Jalan Tol Jogja-Bawen ini terdiri dari 6 seksi," kata Triono dalam sambutannya, Rabu.
Seksi 1 meliputi Ruas Jogja-Banyurejo (8,25 km); Seksi 2 Ruas Banyurejo-Borobudur (15,26 km); Seksi 3 Ruas Borobudur-Magelang (8,08 km); Seksi 4 Ruas Magelang-Temanggung (16,26 km); Seksi 5 Ruas Temanggung-Ambarawa (22,56 km); dan Seksi 6 Ruas Ambarawa-Bawen (5,21 km).
Jalan Tol Jogja-Bawen rencananya memiliki 4 buah simpang susun, 1 junction. Konstruksinya akan dibangun menggunakan desain struktur at grade (di atas tanah) dan elevated (melayang). "Dengan nilai investasi sebesar Rp14,62 triliun, dengan masa konsesi 40 tahun yang akan dilaksanakan oleh PT. Jasamarga Jogja-Bawen selaku Badan Usaha Jalan Tol," jelas Triono.
Adapun tahap pembebasan lahan untuk Seksi 1 proyek ini, kata Triono, telah mencapai 92,28%. Target selesai konstruksi yakni pada kuarter IV 2023. "Sehingga secara keseluruhan, jalan tol ini ditargetkan dapat tersambung seluruhnya secara bertahap pada kuarter IV 2024," imbuhnya.
Jalan Tol Jogja-Bawen ini didesain terintegrasi dengan Jalan Tol Solo-Jogja-YIA dan Kawasan Candi Boroboudur sebagai kawasan strategis pariwisata super prioritas. Di DIY dan Jateng, katanya, total memiliki 8 lokasi super prioritas untuk pengembangan logistik, meliputi pariwisata maupun industri.
"Kami berharap tol ini akan meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas antar wilayah, mendukung pengembangan daerah, dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi," harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
UGM menyiapkan penonaktifan sementara 10 mahasiswa terduga pelaku KBGO di Fakultas Teknik selama 1,5 bulan.
Kopdes Merah Putih akan beroperasi setiap hari, tetapi tidak 24 jam. Agrinas menyiapkan sistem shift untuk mendukung operasional koperasi.
Studi Canva menemukan 98% profesional Indonesia menggunakan AI untuk presentasi, dari mencari ide hingga latihan sebelum tampil.
MK mengabulkan sebagian permohonan uji materi soal informasi kandungan gula, garam dan lemak pada kemasan makanan dan minuman.
DPRD Kulonprogo menyoroti rotasi jabatan di Pemkab dan meminta pejabat baru membuktikan kinerja serta meningkatkan pelayanan masyarakat.