Kadin dan UGM Jalin Kerja Sama
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Sejumlah penumpang tiba di YIA, Rabu (27/4/2022)./Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, JOGJA—Arus balik di stasiun dan bandara di DIY mulai terlihat. Diperkirakan puncak arus balik ini terjadi pada Sabtu (7/5/2022) dan Minggu (8/5/2022).
Pelaksana Tugas Sementara (PTS) General Manager Yogyakarta International Airport (YIA), Agus Pandu Purnama mengatakan pada penumpang berangkat dari YIA pada Rabu (4/5/2022) tercatat 2.800 penumpang. “Mulai meningkat, tetapi untuk puncaknya terjadi pada 8 Mei, sekitar 7.000 lebih penumpang berangkat dari YIA,” ucap Pandu, Rabu.
BACA JUGA: Cuaca Hari ke-3 Lebaran, Sleman Utara Hujan Ringan
Pandu mengatakan pada puncak arus balik tersebut, diperkirakan lebih tinggi dibandingkan arus mudik.
“Perkiraan lebih tinggi, karena ada mungkin sebelumnya lewat jalur darat, kemudian kondisi macet kemarin. Mereka yang balik akhirnya menggunakan pesawat terbang, atau sebagian keluarganya,” ujarnya.
Dia mengimbau kepada para penumpang untuk menjaga protokol kesehatan. Selain itu, memastikan jam keberangkatan pesawat, mengatur waktu sedemikian rupa agar tidak terlambat. “Dihitung waktu perjalanan ke bandara, estimasi jika jalan macet. Kami juga memastikan prokes ketat,” kata Pandu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 14 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
PP Tunas memungkinkan perubahan status risiko TikTok, Roblox, dan YouTube jika lolos evaluasi perlindungan anak digital.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan akan menindak tegas pengusaha tambang yang merusak lingkungan dan melanggar aturan konservasi.
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.