Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, JOGJA-Gelombang air laut di perairan selatan DIY diperkirakan tinggi hari ini, Selasa (17/5/2022). Wisatawan diimbau untuk berhati-hati saat bermain ombak.
Perairan selatan DIY membentang dari ujung timur Gunungkidul hingga ujung barat Kulonprogo. Banyak pantai yang menjadi destinasi favorit wisatawan di sini. Mulai dari Pantai Sadeng hingga Ngobaran di Gunungkidul, Parangtritis hingga Samas di Bantul, sampai Pantai Glagah hingga Trisik di Kulonprogo.
Badan Meterorologi Klimatologi dan Geofisika Jogja meminta wisatawan untuk waspada terhadap gelombang tinggi yang diperkirakan terjadi pada hari ini. Diperkirakan tinggi gelombang menjadi 2,5 meter hingga 4,0 meter.
"Waspada potensi gelombang laut tinggi di perairan Yogyakarta," tulis BMKG melalui Prakirawan BMKG STAMET YIA yang diterima Harianjogja.com, Selasa pagi.
Selain gelombang tinggi, BMKD juga meminta masyarakat mewaspadai adanya potensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Sleman, dan Kulonprogo bagian utara.
Prediksi cuaca pada pagi hari cerah berawan. Siang hingga sore hari berpotensi hujan sedang–Lebat di Sleman dan Kulonprogo bagian utara. Untuk malam hari berawan dan Rabu (18/5/2022) dini hari berpotensi hujan ringan di Kulonprogo bagian selatan dan Bantul bagian selatan.
.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : BMKG
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.