Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat, Pertamina Siapkan Rantai Pasok SAF
Pertamina menyiapkan SAF berbasis minyak jelantah di Cilacap. Tantangannya kini memastikan pasokan UCO agar produksi berkelanjutan.
Ibadah haji. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Sekitar 13 pasang jemaah calon haji asal Sleman tidak bisa berangkat tahun ini akibat kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang membatasi usia calon jemaah haji maksimal 65 tahun.
Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sleman, Sholikhan Amin mengatakan dari 32 jemaah tersebut sekitar 27 orang merupakan pasangan lansia dan lima orang lainnya merupakan pendamping lansia.
"Jadi bukan gagal berangkat tetapi pemberangkatan mereka naik haji tahun ini tertunda karena kebijakan pemerintah Arab Saudi yang membatasi usia jemaah calon haji maksimal 65 tahun," katanya kepada Harian Jogja, Rabu (18/5).
Dijelaskan Sholikhan, tidak semua jemaah calon haji yang tertunda keberangkatannya karena terbentur aturan usia. Sebagian calon yang tidak berangkat haji tahun ini menunda keberangkatan karena salah satu pasangan tidak bisa menunaikan ibadah haji akibat kebijakan tersebut.
BACA JUGA: Parah! India Dihantam Gelombang Panas 49,2 Derajat Celcius
Adapun pendamping lansia, lanjut Sholikhan juga tidak bisa berangkat karena lansia yang akan didampingi terbentur aturan batas usia. Meski begitu, ada juga salah satu pasangan yang tetap berangkat meskipun pasangannya terbentur aturan usia.
"Misalnya, karena suaminya terbentur aturan batas maksimal usia yang dibolehkan untuk berangkat, maka istrinya memilih untuk tidak ikut atau menunda keberangkatan. Kami nanti akan meminta surat pernyataan dari yang bersangkutan," katanya.
Menurut Sholikhan, jumlah jemaah calon haji yang tidak bisa berangkat tahun ini bisa saja bertambah karena batas pelunasan biaya ibadah haji baru ditutup pada 20 Mei mendatang. "Nanti akan terlihat data secara keseluruhan siapa yang gagal berangkat karena belum bisa melunasi biaya ibadah haji," ujarnya.
Ia mengatakan, pada tahun ini jumlah calon haji yang terdaftar asal Sleman ada 547 orang. Dari jumlah itu, sekitar 260an orang sudah melunasi biaya haji. Sebanyak dua calon haji meninggal dunia sebelum berangkat. Bila ditambah 32 calon haji yang tidak bisa berangkat karena faktor usia, maka total jumlah calon haji yang tidak bisa berangkat sebanyak 34 orang.
Sekadar diketahui, pemberangkatan jemaah calon haji sudah dua kali tertunda akibat pandemi Covid-19 (2020-2021). Untuk tahun 2019, jumlah jemaah calon haji yang berangkat sekitar 1.925 orang sementara untuk tahun ini jumlah jemaah calon haji yang dibolehkan berangkat sebanyak 549 orang.
Sebelumnya, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag DIY, Ahmad Fauzi mengatakan Kemenag optimistis pelaksanaan ibadah haji tahun ini dapat digelar dengan baik. Hal itu dilihat dari berbagai persiapan yang dilaksanakan oleh Kanwil Kemenag di tiap-tiap daerah dan juga tim dari pusat.
"Tim dari Kemenag RI sudah mengirim petugas untuk mengecek kesiapan berbagai hal dalam penyelenggaran ibadah haji baik itu akomodasi, transportasi, maupun konsumsi. Hanya saja karena kondisi pandemi dan persiapan yang waktunya juga terbatas kuota yang diberikan juga terbatas," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pertamina menyiapkan SAF berbasis minyak jelantah di Cilacap. Tantangannya kini memastikan pasokan UCO agar produksi berkelanjutan.
Pemkab Pekalongan meminta mitra MBG patuh SOP, menjaga keamanan pangan, dan memperbesar penyerapan produk lokal dari petani hingga nelayan.
Ekonomi Vietnam tumbuh 9,95% pada kuartal III/2026. Investasi asing dan produksi pabrik menjadi pendorong utama pertumbuhan.
Harga kakao dunia kembali naik pada 2026. Petani masih terkendala produktivitas, sementara industri Indonesia bergantung pada impor biji kakao.
Pengamat UGM Fahmy Radhi menilai Bahlil rangkap Menko Hilirisasi dan Menteri ESDM berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran.
Program Gentengisasi Prabowo dimulai dengan penyaluran 500.000 genteng UMKM Plered untuk meningkatkan kualitas hunian MBR.