Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Rektor UGM Panut Mulyono/Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN--Pembangunan gedung Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM akan segera dimulai.
GIK merupakan bangunan yang memiliki fungsi sebagai fasilitas kemahasiswaan dan menjadi tempat bertemunya mahasiswa dari berbagai fakultas dan sekolah.
Rektor UGM, Panut Mulyono menjelaskan Peletakan batu pertama pembangunan GIK rencananya dilakukan Juni mendatang untuk menandai dimulainya proses pembangunan.
“Pembangunan Gelanggang Inovasi dan Kreativitas sudah pada tahap segera dimulai. Dalam waktu tidak lama peletakan batu pertama bisa dilakukan,” ujarnya, Selasa (24/5/2022).
Gedung GIK akan dibangun di lahan seluas 49.500 meter persegi yang terletak di sisi barat Jalan Pancasila, dengan tapak bangunan direncanakan seluas 19.817,5 meter persegi.
Bangunan ini memiliki tiga lantai dengan bagian atap yang difungsikan sebagai ruang terbuka.
Adapun proses perencanaan dan persiapan pembangunan GIK melibatkan kontribusi serta dukungan banyak pihak.
Untuk itu, Panut mengapresiasi usaha setiap pihak yang terlibat, mulai dari internal UGM maupun lembaga-lembaga terkait yang telah mengupayakan banyak hal bagi persiapan pembangunan GIK.
Dia juga berharap proses pembangunan akan berjalan dengan lancar sehingga bangunan ini dapat segera selesai dan dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas yang positif.
“Harapannya ini betul-betul menjadi sarana prasarana yang berfungsi dengan baik dan membanggakan, serta bisa menjadi model bagi perguruan tinggi lainnya,” ungkapnya.
Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Aset, Bambang Agus Kironoto, menuturkan Gelanggang Inovasi dan Kreativitas disiapkan untuk memenuhi kebutuhan ruang dengan berbagai kemanfaatan.
“Bangunan ini akan menjadi salah satu ikon tidak hanya di UGM tetapi juga di Jogja. Desainnya sangat baik,” kata dia.
Bangunan GIK terbagi ke dalam tiga zona, yaitu Zona Kepemimpinan di sisi selatan bagi organisasi mahasiswa seperti BEM dan Menwa, Zona Inovasi Teknologi dan Kewirausahaan di bagian tengah, serta Zona Seni dan Budaya di sisi utara.
GIK dirancang dengan sejumlah ekosistem pendukung, yaitu talent development, personalized learning, longlife learning, interdisciplinary competence and standard application, future leadership, serta innovation in humanity and nation contribution.
Di dalam GIK terdapat sejumlah fasilitas seperti auditorium, pusat pelayanan terpadu mahasiswa, pusat kebugaran dan lapangan olahraga, dan fasilitas pendukung lainnya.
Proses pembangunan direncanakan selesai pada tahun 2024 mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Kemenkop mengakui ada manajer Kopdes yang mundur karena penempatan jauh. Sekitar 1.900 manajer ditempatkan lintas provinsi.
Ojol perempuan di Jogja mendapat pelatihan bahasa Inggris gratis. Program ini digelar dua batch dan melibatkan komunitas Lady Bikers Jogja.
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Adhi Karya memastikan girder Tol Jogja-Solo di Kronggahan aman dengan bracing sementara. Pemasangan diafragma kini mulai dilakukan.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.