Kadin dan UGM Jalin Kerja Sama
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Ilustrasi rumah murah bersubsidi/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) DIY menyambut baik rencana kenaikan harga rumah subsidi.
“Rumornya naik 7%, sudah sampai nilai definitif berarti pernah dibahas pengembang dengan pemerintah. Kalau kenaikan 7% menggembirakan, ada kenaikan. Namun, belum ada kepastian juga. Untuk rumah subsidi ini kan ada cara penentuan penghitungan dengan beberapa komponen,” ucap Ketua REI DIY, Ilham Muhammad Nur, Sabtu (28/5/2022).
Ilham mengungkapkan salah satu penentuan dari harga rumah subsidi adalah upah minimum regional (UMR). Jika komponen UMR itu digunakan di DIY, menurutnya perlu pertimbangan khusus.
“UMR sangat menentukan, karena relatif murah di DIY, jadi harga rumah subsidi, tidak bisa tinggi. Untuk mahal tidak mungkin juga,” ucap Ilham.
Berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 242/KPTS/M/2020, harga rumah subsidi untuk wilayah Jawa saat ini Rp150,5 juta.
“Kalau hitung-hitungan tahun kemarin, DIY setidaknya harus Rp200 juta. Untuk harga saat ini memang cukup berat untuk pengembang,” ujarnya.
Menurut Ilham, dengan kondisi saat ini, pengembang di DIY hanya bisa menyerap sekitar 200 rumah per tahun. Ia berharap agar serapan jumlah properti di DIY meningkat, ada kolaborasi dengan pihak pemerintah yang lebih intens.
“Harus ada kolaborasi, kita sengkuyung [gotong royong], dengan pemerintah, pihak swasta. Untuk, mendorong iklim yang lebih kondusif,” ucap Ilham.
Salah satu warga yang tinggal di Jogja, Nurhadi Bangkit mengharapkan untuk tahun ini tidak ada kenaikan harga properti dulu. “Mungkin pertimbangan pengembang juga berat ya kalau tidak naik. Harapan saya tidak naik dulu, karena ekonomi masyarakat, pekerja kan baru mau pulih juga. Jika memang terpaksa harus naik, ya tidak terlalu tinggi,” ucap Nurhadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Volvo EX90 resmi meluncur di Indonesia dengan harga Rp2,5 miliar. SUV listrik premium ini punya jarak tempuh hingga 600 km.
Kemendag meminta klarifikasi Shopee terkait aduan konsumen PMSE, mulai barang tak sesuai hingga kendala pembayaran digital.
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2
Rute Trans Jogja 2026 makin luas dengan pembayaran digital memakai GoPay dan kartu elektronik. Cek daftar jalur dan tarif terbaru di DIY.
Sharp Indonesia Hadirkan Professional Portable Speaker Terbaru dengan Suara Powerful untuk Karaoke hingga Live Performance