Dugaan Pencemaran Pantai Cangkring Bantul, DLH Ambil Sampel Air dan Tunggu Hasil Lab
DLH Bantul mengambil sampel air Pantai Cangkring terkait dugaan pencemaran limbah tambak udang. Hasil uji laboratorium diperkirakan 10 hari.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Aparat kepolisian mengaku masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap pelaku di balik meninggalnya seorang pelajar SMP berinsial ZWP, 17, asal Depok, Sleman di Bumijo, Jetis, Kota Jogja. Sampai saat ini polisi mengklaim telah memeriksa sebanyak 11 saksi.
"Total ada sebanyak 11 saksi yang sudah diperiksa termasuk teman korban yang dibonceng," kata Kasi Humas Polresta Jogja, AKP Timbul Sasana Raharja, Senin (30/5/2022).
Menurut Timbul, kedua kelompok sudah saling kenal dan berkomunikasi lewat media sosial. Kelompok korban dan pelaku telah berjanji untuk adu jotos dan saling tantang menantang lewat media sosial.
"Kami juga mengamankan satu unit sepeda motor korban untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut," ungkapnya.
Mereka juga terindikasi bergabung dalam kelompok geng pelajar. "Ada kemungkinan mengarah ke sana ya. Ini kami dalami terus keterangannya baik dari teman korban maupun dari warga," jelasnya.
BACA JUGA: Banyak Hari Libur, Desa Wisata Sleman Mulai Menggeliat
Sebelumnya, Ketua RT 34 RW 08, Bumijo Kidul, Rudi Antono mengatakan, saat kejadian dirinya sedang berada di angkringan yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.
Semula dia tidak tahu sama sekali jika ada kejadian dugaan penganiayaan yang mengakibatkan ZWP terjatuh dan meninggal dunia.
Barulah beberapa saat setelah ZWP terjatuh, ia baru mengetahui bahwa pelajar nahas itu baru saja mengalami dugaan penganiayaan oleh salah satu kelompok dan kemudian meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DLH Bantul mengambil sampel air Pantai Cangkring terkait dugaan pencemaran limbah tambak udang. Hasil uji laboratorium diperkirakan 10 hari.
MK memutus 20 permohonan uji materi UU siang ini, termasuk perkara UU Polri, Kesehatan, Perlindungan Konsumen, dan KUHP Nasional.
RI Peduli mewujudkan mimpi Mahesa, siswa SD Barunawati Semarang, memiliki sepeda untuk memudahkan perjalanan ke sekolah dan mengejar cita-cita
I Made Pajar Ariyana lolos final shortboard putra Asian Games 2026 setelah mengalahkan Jayuard Alciso dari Filipina.
Bregodo Suryatmojo turut menjadi etalase budaya sekaligus pintu promosi potensi kampung wisata di wilayah asalnya saat bertugas di kawasan Malioboro, Minggu (2
BMKG mencatat rekor 123 hari tanpa hujan di Sumberklampok, Buleleng, Bali, di tengah musim kering yang dipengaruhi El Nino.