Nama Kepala BKPPD Gunungkidul Dicatut dalam Surat Mutasi Palsu
Surat mutasi palsu mengatasnamakan Kepala BKPPD Gunungkidul beredar di lingkungan puskesmas. ASN diminta waspada terhadap modus penipuan.
RSUD Wonosari, Gunungkidul/JIBI-Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Manajemen RSUD Wonosari memastikan CA, mahasiswi magang pembuat konten viral di TikTok tentang curhatan mengenai pemasangan kateter ke pasien pria telah ditarik oleh pihak kampus yang bersangkutan.
Pejabat Pembuat Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUD Wonosari, Sumartana mengatakan, sudah berkoordinasi dengan Universitas Aisiyah (UNISA) Jogja, kampus tempat mahasiswi pembuat konten viral tersebut. Menurutnya, pihak kampus telah menarik yang bersangkutan dari kuliah praktek.
“Sudah ditarik dan tidak lagi magang di RSUD Wonosari,” kata Sumartana melalui pesan WhatsApp, Kamis (2/6/2022) sore.
Meski demikian, ia enggan membeberkan lebih jauh terkait dengan pertemuan yang membahas masalah tersebut. “Nanti pihak kampus yang akan memberikan keterangan,” ungkapnya.
BACA JUGA: Ganjar Disebut Ambisi Capres 2024, Disindir Kader PDIP soal Wadas dan Rob
Terpisah, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Aisiyah Yogyakarta, Moh Ali Imron dalam keterangan tertulisnya menyampaikan, telah mengambil Tindakan memberhentikan sementara bagi mahasiswi dari praktik magang di RSUD Wonosari. Menurutnya, juga telah memberikan teguran kepada bersangkutan. “Akan ada sanksi tegas sesuai dengan aturan dan ketentuan akademik,” katanya.
Menurut dia, seluruh mahasiswa atau mahasiswi yang akan menjalani praktek telah melalu proses pembekalan. Beberapa pembekalan yang diberikan menyangkut kompetensi keahlian, mengikuti janji pra-ners, pembekalan etik yang salah satunya menjaga privasi klien.
Selain itu, juga ada pembekalan berkaitan dengan keselamatan kerja, keselamatan pasien serta wajib lolos uji praklinik. “Kami memohon maaf kepada seluruh pihak atas adanya kejadian ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Surat mutasi palsu mengatasnamakan Kepala BKPPD Gunungkidul beredar di lingkungan puskesmas. ASN diminta waspada terhadap modus penipuan.
Khofifah Indar Parawansa meminta penguatan distribusi beras SPHP, Minyakita, dan LPG 3 kilogram untuk mendukung operasional KDKMP di Jawa Timur.
Disdik Kota Semarang mengevaluasi penyebab sejumlah SD negeri kekurangan murid meski lulusan PAUD mencapai lebih dari 22 ribu anak pada 2026.
Realisasi PBB-P2 Kulonprogo mencapai Rp29 miliar atau 71,29 persen. Lima kalurahan berhasil melunasi pajak hingga 100 persen pada semester I 2026.
Pelaku industri kosmetik meminta wajib halal Oktober 2026 ditunda satu tahun karena kesiapan UMKM dan sertifikasi bahan baku impor masih menjadi tantangan.
Karantina Ketapang menggagalkan pengiriman sekitar 200 burung liar tanpa dokumen karantina dari Bali menuju Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.