Polda Metro Akui Ajukan Penundaan Transaksi Rekening Mandiri Mas Botok
Polda Metro Jaya menjelaskan status rekening Supriyono, warga Pati, yang disebut menampung donasi Rp80 juta untuk kebutuhan aksi.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Penghageng Kawedanan Hageng Punakawan (KHP) Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Dana Datu Suyasa GKR Mangkubumi mengingatkan kepada seluruh masyarakat DIY agar tetap waspada meski saat ini sudah memasuki PPKM Level 1.
Protokol kesehatan, terutama memakai masker, harus terus dijalankan demi mencegah penyebaran virus Corona.
Mangkubumi mengatakan saat ini DIY sudah sangat ramai seperti sebelum pandemi Covid-19. Putri sulung Sri Sultan HB X ini mengibaratkan masker seperti ponsel yang harus selalu dibawa ke mana pun kita pergi.
“Jogja sudah ramai, mau level berapa pun prokes tetap harus dijaga. Masker tetap harus dipakai, seperti ponsel,” katanya Rabu (8/6/2022).
Ia menambahkan banyak kegiatan masyarakat diizinkan dan ini menjadi kabar baik. “Orang timur butuh interaksi, sosialisasi. Enggak mungkin lagi kita terlalu banyak di rumah, tidak interaksi dengan manusia,” katanya.
BACA JUGA: Terhimpit Biaya Sekolah dan Pengobatan, Pelaku Pencurian di Jogja Dibebaskan dari Tuntutan
GKR Mangkubumi menilai pandemi membuat perilaku masyarakat berubah karena interaksi terpaksa harus dibatasi. Menurutnya jangan sampai perilaku adat timur dalam bersosialisasi hilang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polda Metro Jaya menjelaskan status rekening Supriyono, warga Pati, yang disebut menampung donasi Rp80 juta untuk kebutuhan aksi.
PSEL Bekasi resmi dibangun dengan investasi Rp3 triliun. Proyek ini ditargetkan mengolah 500.000 ton sampah per tahun dan menghasilkan energi hijau.
Kabut asap karhutla mengganggu 10 penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru. Jarak pandang sempat turun hingga 200 meter
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Rabu (26/8/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah menggelar panen raya komoditas padi, penyerahan bantuan alat pertanian,
PLTS Terapung Gajah Mungkur mulai dibangun dengan investasi Rp1,6 triliun dan ditargetkan beroperasi akhir 2027.