SIM Keliling Kulonprogo Selasa 21 Juli 2026 di PJR Temon
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Penghageng Kawedanan Hageng Punakawan (KHP) Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Dana Datu Suyasa GKR Mangkubumi mengingatkan kepada seluruh masyarakat DIY agar tetap waspada meski saat ini sudah memasuki PPKM Level 1.
Protokol kesehatan, terutama memakai masker, harus terus dijalankan demi mencegah penyebaran virus Corona.
Mangkubumi mengatakan saat ini DIY sudah sangat ramai seperti sebelum pandemi Covid-19. Putri sulung Sri Sultan HB X ini mengibaratkan masker seperti ponsel yang harus selalu dibawa ke mana pun kita pergi.
“Jogja sudah ramai, mau level berapa pun prokes tetap harus dijaga. Masker tetap harus dipakai, seperti ponsel,” katanya Rabu (8/6/2022).
Ia menambahkan banyak kegiatan masyarakat diizinkan dan ini menjadi kabar baik. “Orang timur butuh interaksi, sosialisasi. Enggak mungkin lagi kita terlalu banyak di rumah, tidak interaksi dengan manusia,” katanya.
BACA JUGA: Terhimpit Biaya Sekolah dan Pengobatan, Pelaku Pencurian di Jogja Dibebaskan dari Tuntutan
GKR Mangkubumi menilai pandemi membuat perilaku masyarakat berubah karena interaksi terpaksa harus dibatasi. Menurutnya jangan sampai perilaku adat timur dalam bersosialisasi hilang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Bakom menegaskan tata letak Sidang Kabinet Paripurna dirancang untuk memudahkan arahan Presiden Prabowo, bukan terkait kedudukan Wapres Gibran.
Pakar hukum pidana Universitas Trisakti menilai terdapat dugaan penggunaan skema safe house dalam kasus dugaan korupsi dan TPPU yang menyeret Febrie Adriansyah.
Merawat rekam jejak perjalanan sejarah dari masa kolonial hingga era modern, Ambarrukmo Group resmi meluncurkan buku edisi kedua
Pemkot Jogja membentuk patroli sungai, memasang CCTV dan lampu untuk menindak pembuangan sampah liar di Sungai Code dan Gajah Wong.
Pembahasan mengenai pola asuh merupakan kelanjutan dari isu stunting yang selama ini banyak mendapat perhatian.