Cek Jadwal Terbaru KRL Solo-Jogja Selasa 15 September, Ada 12 Perjalanan dari Palur
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 15 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur, mulai pukul 05.00 hingga 20.42 WIB.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Penghageng Kawedanan Hageng Punakawan (KHP) Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Dana Datu Suyasa GKR Mangkubumi mengingatkan kepada seluruh masyarakat DIY agar tetap waspada meski saat ini sudah memasuki PPKM Level 1.
Protokol kesehatan, terutama memakai masker, harus terus dijalankan demi mencegah penyebaran virus Corona.
Mangkubumi mengatakan saat ini DIY sudah sangat ramai seperti sebelum pandemi Covid-19. Putri sulung Sri Sultan HB X ini mengibaratkan masker seperti ponsel yang harus selalu dibawa ke mana pun kita pergi.
“Jogja sudah ramai, mau level berapa pun prokes tetap harus dijaga. Masker tetap harus dipakai, seperti ponsel,” katanya Rabu (8/6/2022).
Ia menambahkan banyak kegiatan masyarakat diizinkan dan ini menjadi kabar baik. “Orang timur butuh interaksi, sosialisasi. Enggak mungkin lagi kita terlalu banyak di rumah, tidak interaksi dengan manusia,” katanya.
BACA JUGA: Terhimpit Biaya Sekolah dan Pengobatan, Pelaku Pencurian di Jogja Dibebaskan dari Tuntutan
GKR Mangkubumi menilai pandemi membuat perilaku masyarakat berubah karena interaksi terpaksa harus dibatasi. Menurutnya jangan sampai perilaku adat timur dalam bersosialisasi hilang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 15 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur, mulai pukul 05.00 hingga 20.42 WIB.
Kutu kebul menyerang 2.000 batang melon petani di Banguntapan, Bantul. Tanaman gagal panen dan menyebabkan kerugian jutaan rupiah.
Cara beli iPhone 18 secara online dan offline di iBox, Digimap, Hello Store, dan Blibli lengkap dengan metode pembayaran.
Sebanyak 252 penerima bansos Gunungkidul membuat pernyataan berhenti judi online. Total 9.921 penerima terindikasi judi online pada 2026.
PSS, PSIM, empat kelompok suporter, dan Polda DIY menandatangani komitmen menjaga keamanan BRI Super League 2026/2027.
Pemerintah menarik dan mencabut izin 25 merek beras fortifikasi karena diduga tak sesuai kandungan dan mutu pada label.