Bayern Muenchen Ditahan Schalke 0-0, Kane Gagal Jadi Pahlawan
Bayern Muenchen ditahan Schalke 0-0 di Veltins-Arena. Harry Kane, Olise dan Musiala gagal membawa Die Roten meraih kemenangan.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Penghageng Kawedanan Hageng Punakawan (KHP) Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Dana Datu Suyasa GKR Mangkubumi mengingatkan kepada seluruh masyarakat DIY agar tetap waspada meski saat ini sudah memasuki PPKM Level 1.
Protokol kesehatan, terutama memakai masker, harus terus dijalankan demi mencegah penyebaran virus Corona.
Mangkubumi mengatakan saat ini DIY sudah sangat ramai seperti sebelum pandemi Covid-19. Putri sulung Sri Sultan HB X ini mengibaratkan masker seperti ponsel yang harus selalu dibawa ke mana pun kita pergi.
“Jogja sudah ramai, mau level berapa pun prokes tetap harus dijaga. Masker tetap harus dipakai, seperti ponsel,” katanya Rabu (8/6/2022).
Ia menambahkan banyak kegiatan masyarakat diizinkan dan ini menjadi kabar baik. “Orang timur butuh interaksi, sosialisasi. Enggak mungkin lagi kita terlalu banyak di rumah, tidak interaksi dengan manusia,” katanya.
BACA JUGA: Terhimpit Biaya Sekolah dan Pengobatan, Pelaku Pencurian di Jogja Dibebaskan dari Tuntutan
GKR Mangkubumi menilai pandemi membuat perilaku masyarakat berubah karena interaksi terpaksa harus dibatasi. Menurutnya jangan sampai perilaku adat timur dalam bersosialisasi hilang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bayern Muenchen ditahan Schalke 0-0 di Veltins-Arena. Harry Kane, Olise dan Musiala gagal membawa Die Roten meraih kemenangan.
Imigrasi Semarang mendeportasi dua WN China yang terjaring operasi pengawasan di KIK. Sebanyak 505 WNA diperiksa legalitasnya.
Cek jadwal 6 bansos September 2026, mulai PKH, BPNT, beras, PIP, PBI JKN hingga KIP Kuliah dan BLT Kesra Rp900.000.
LLDIKTI V menginisiasi konsorsium perguruan tinggi se-DIY untuk memperkuat kolaborasi kampus, pemerintah, dunia usaha, dan industri.
Dugaan keracunan MBG di Bantul ternyata menimpa 70 murid di empat sekolah. SPPG Patalan 2 kini diberhentikan operasionalnya.
Karhutla di sekitar IKN dan Bukit Soeharto dipastikan padam. OIKN tetap melakukan patroli untuk mencegah kebakaran kembali.