Viral Tren Plenger dan Tissue Challenge, Pengamat Soroti Etika Konten
Video Plenger Deni Caknan dan Bella Bonita viral. Pengamat UMY menyoroti etika konten digital, ableism, dan isu disabilitas.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Penghageng Kawedanan Hageng Punakawan (KHP) Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Dana Datu Suyasa GKR Mangkubumi mengingatkan kepada seluruh masyarakat DIY agar tetap waspada meski saat ini sudah memasuki PPKM Level 1.
Protokol kesehatan, terutama memakai masker, harus terus dijalankan demi mencegah penyebaran virus Corona.
Mangkubumi mengatakan saat ini DIY sudah sangat ramai seperti sebelum pandemi Covid-19. Putri sulung Sri Sultan HB X ini mengibaratkan masker seperti ponsel yang harus selalu dibawa ke mana pun kita pergi.
“Jogja sudah ramai, mau level berapa pun prokes tetap harus dijaga. Masker tetap harus dipakai, seperti ponsel,” katanya Rabu (8/6/2022).
Ia menambahkan banyak kegiatan masyarakat diizinkan dan ini menjadi kabar baik. “Orang timur butuh interaksi, sosialisasi. Enggak mungkin lagi kita terlalu banyak di rumah, tidak interaksi dengan manusia,” katanya.
BACA JUGA: Terhimpit Biaya Sekolah dan Pengobatan, Pelaku Pencurian di Jogja Dibebaskan dari Tuntutan
GKR Mangkubumi menilai pandemi membuat perilaku masyarakat berubah karena interaksi terpaksa harus dibatasi. Menurutnya jangan sampai perilaku adat timur dalam bersosialisasi hilang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Video Plenger Deni Caknan dan Bella Bonita viral. Pengamat UMY menyoroti etika konten digital, ableism, dan isu disabilitas.
Program perbaikan RTLH Kota Jogja terus dikebut. Sebanyak 173 rumah dibantu APBD dan APBN dengan target rampung pada November 2026.
Inggris mendominasi permainan tetapi gagal mencetak gol. Ghana menahan skor 0-0 hingga babak pertama Grup L Piala Dunia 2026.
Cristiano Ronaldo mencetak dua gol saat Portugal menang 5-0 atas Uzbekistan dan memecahkan tiga rekor bersejarah di Piala Dunia 2026.
Enam proyek Inpres Jalan Daerah di DIY telah rampung dengan anggaran Rp8,79 miliar. Infrastruktur ini memperkuat konektivitas dan ekonomi daerah.
Hipertensi dan diabetes kini banyak menyerang usia 30-an. MCU dinilai penting untuk deteksi dini dan efisiensi biaya kesehatan perusahaan.