Bikkhu Thudong 2026 Temui Taj Yasin di Semarang, Bawa Misi Perdamaian
Belasan bikkhu dari berbagai daerah di Indonesia yang melakukan perjalanan spiritual (Thudong) menemui Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen
Paguyuban Wanita Bank BPD DIY mempraktikkan cara pembuatan cairan eco enzyme dalam pelatihan pengolahan limbah pada Sabtu (11/6/2022)-Harian Jogja/Lajeng Padmaratri
JOGJA - Sebagai salah satu upaya mendorong kesadaran lingkungan, Paguyuban Wanita Bank BPD DIY belajar mengolah limbah dengan membuat cairan eco enzyme pada Sabtu (11/6/2022).
Kegiatan ini difasilitasi oleh Komunitas Eco Enzyme Nusantara - DIY. Bertempat di Bilik Kayu Resto, kegiatan pelatihan pengolahan limbah ini diikuti oleh 70 anggota Paguyuban Wanita Bank BPD DIY.
Ketua Paguyuban Wanita Bank BPD DIY, Hastin Santoso Rohmad mengungkapkan bahwa pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi kesadaran bahwa kalangan ibu-ibu memiliki kontribusi besar terhadap munculnya sampah. Sebab, merekalah yang lebih sering melakukan pengolahan makanan di dapur hingga menghasilkan residu.
Jika tidak diolah dengan baik, sampah rumah tangga hanya akan menumpuk di TPA. Di Jogja, permasalahan sampah tengah jadi bahasan lantaran TPST Piyungan dianggap sudah overload sampah.
"Soal eco enzyme ini, karena kita sadar ibu-ibu sering masak dan menghasilkan sampah dari sisa dapur itu. Harapannya dengan acara hari ini, ibu-ibu bisa belajar pengolahan limbah, sehingga sampah dapur itu bisa berguna lagi di keseharian kita," terang Hastin kepada Harian Jogja.
Dalam acara tersebut, relawan dari Komunitas Eco Enzyme Nusantara - DIY tidak hanya menyampaikan materi, melainkan juga memberikan demo praktik. Sehingga, peserta dari Paguyuban Wanita Bank BPD DIY bisa melihat langsung bagaimana pembuatan cairan eco enzyme.
Eco enzyme merupakan cairan yang beraroma asam segar hasil fermentasi dari campuran air, gula, dan limbah organik. Bahan limbah organik itu berasal dari kulit buah hingga batang sayur yang tidak dimasak untuk diolah lagi dengan difermentasi selama 3 bulan.
"Setelah 3 bulan cairan itu disaring, istilahnya dipanen, nanti itu bisa mendatangkan manfaat untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Mulai dari menggantikan cairan pel, pembersih kloset, bahkan sabun dan sampo kita, jadi harapannya bisa mengurangi pemakaian bahan kimia," tutur relawan Komunitas Eco Enzyme Nusantara - DIY, Lusia Anggraini. (Lajeng Padmaratri)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Belasan bikkhu dari berbagai daerah di Indonesia yang melakukan perjalanan spiritual (Thudong) menemui Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen
Nvidia luncurkan chip Vera, prosesor revolusioner khusus untuk agentic AI. Siap dukung era miliaran pekerja digital otomatis dengan potensi pasar Rp3.400 triliu
Tesla memastikan Roadster 2.0 diproduksi di Giga Texas, tetapi jadwal peluncurannya kembali memicu keraguan publik.
BTS dominasi AMA 2026 dengan tiga piala, sementara Taylor Swift pulang tanpa penghargaan di malam penuh kejutan Las Vegas.
Polisi membongkar sindikat curanmor lintas pulau dari Jogja ke Sumatera, empat motor diamankan di Pelabuhan Bakauheni.
Bojan Hodak resmi mundur dari kursi pelatih Persib Bandung usai hattrick juara Liga Indonesia. Igor Tolic ditunjuk sebagai pengganti.