Dortmund dan Koln Lolos ke 16 Besar Piala Jerman
Borussia Dortmund menang 3-2 atas Werder Bremen, sedangkan FC Koln melibas Union Berlin 5-0 untuk lolos ke babak 16 besar DFB-Pokal.
Ilustrasi angin kencang./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA--Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah musim pancaroba.
Sultan mengatakan setiap kabupaten dan kota di DIY memiliki anggaran khusus untuk penanganan bencana. Terpenting antisipasi harus dilakukan, sehingga Sultan mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.
"Kalau kabupaten dan kota untuk bencana kan punya dana penanganan sendiri. Jadi ini musim pancaroba jadi memang harus hati-hati, terutama jika ada pohon tinggi, tua dan sejenisnya," katanya, Senin (13/6/2022).
BACA JUGA: Gegara Korupsi Perizinan Haryadi Suyuti, Sejumlah Investor Ingin Masuk Jogja Mundur
Sultan yakin kabupaten dan kota siap dengan antisipasi bencana di musim pancaroba ini. Penanganan setiap kejadian kedaruratan pertama akan dicover kabupaten dan kota, akan tetapi tetap dibantu provinsi jika membutuhkan.
"Tetapi kabupaten kota dan provinsi punya kewenangan sendiri-sendiri. Kalau seperti itu punya dana bencana sendiri, lewat APBD, pasti punya untuk menangani. Kecuali minta bantuan provinsi nah itu baru, provinsi akan mengeluarkan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Borussia Dortmund menang 3-2 atas Werder Bremen, sedangkan FC Koln melibas Union Berlin 5-0 untuk lolos ke babak 16 besar DFB-Pokal.
DPRD Kabupaten Magelang membahas perubahan Perda tentang BPD dengan menyoroti keterwakilan perempuan minimal 30%, peningkatan kapasitas anggota, dan penguatan
Fiorentina menjamu Atalanta di Serie A dengan misi bangkit dari tren negatif. Simak prediksi susunan pemain, kondisi skuad, dan rekor H2H.
Tren IG Receipt 2026 menampilkan rangkuman akun Instagram dalam desain struk estetik. Simak cara membuatnya lewat fitur Create with AI.
MotoGP Qatar 2026 yang dijadwalkan pada November terancam batal di tengah konflik Timur Tengah. Keputusan terkait keselamatan dan logistik dibahas di Sepang
Nelayan Bantul mengeluhkan kapal besar yang diduga memasuki jalur tangkap armada kecil dan mengganggu aktivitas serta hasil melaut.