PKN 2026 Pekalongan Sukses, 17 Ribu Warga Padati GOR Jetayu
PKN 2026 Pekalongan sukses tarik 17 ribu pengunjung. AI batik jadi sorotan, dorong inovasi UMKM dan ekonomi kreatif daerah.
Ilustrasi angin kencang./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA--Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah musim pancaroba.
Sultan mengatakan setiap kabupaten dan kota di DIY memiliki anggaran khusus untuk penanganan bencana. Terpenting antisipasi harus dilakukan, sehingga Sultan mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.
"Kalau kabupaten dan kota untuk bencana kan punya dana penanganan sendiri. Jadi ini musim pancaroba jadi memang harus hati-hati, terutama jika ada pohon tinggi, tua dan sejenisnya," katanya, Senin (13/6/2022).
BACA JUGA: Gegara Korupsi Perizinan Haryadi Suyuti, Sejumlah Investor Ingin Masuk Jogja Mundur
Sultan yakin kabupaten dan kota siap dengan antisipasi bencana di musim pancaroba ini. Penanganan setiap kejadian kedaruratan pertama akan dicover kabupaten dan kota, akan tetapi tetap dibantu provinsi jika membutuhkan.
"Tetapi kabupaten kota dan provinsi punya kewenangan sendiri-sendiri. Kalau seperti itu punya dana bencana sendiri, lewat APBD, pasti punya untuk menangani. Kecuali minta bantuan provinsi nah itu baru, provinsi akan mengeluarkan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PKN 2026 Pekalongan sukses tarik 17 ribu pengunjung. AI batik jadi sorotan, dorong inovasi UMKM dan ekonomi kreatif daerah.
Kuota transmigrasi Bantul 2026 turun drastis. Dari tiga KK pada tahun lalu, kini hanya satu KK yang mendapat kesempatan berangkat.
Qatar resmi tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-3 dari Bosnia dan Herzegovina. Bosnia masih menjaga peluang lolos sebagai peringkat ketiga terbaik.
Swiss mengalahkan Kanada 2-1 lewat dua gol cepat babak kedua dan memastikan diri lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai juara Grup B.
Kawasan kumuh di Kulonprogo masih mencapai 76 hektare. Pemkab menargetkan pengurangan luasan melalui penataan Giripeni dan penyusunan DED kawasan kumuh.
SDN Kandangan 2 Sleman akhirnya mendapat dua siswa baru pada SPMB 2026. Sekolah masih membuka pendaftaran karena kuota belum terpenuhi.