Advertisement

Kasus Covid-19 Naik tapi RS Sepi, Epidemiolog: Berkat Booster

Bernadheta Dian Saraswati
Selasa, 28 Juni 2022 - 10:07 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Kasus Covid-19 Naik tapi RS Sepi, Epidemiolog: Berkat Booster Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA-Belakangan ini, jumlah kasus harian Covid-19 melebihi 2.000 kasus. Total jumlah kasus aktif hingga jumat (24/6/2022) lalu mencapai angka 13.000 lebih kasus. Kondisi ini disebut karena penyebaran Covid-19 setelah libur Lebaran.

Epidemiolog UGM dr. Riris Andono Ahmad, MPH.,Ph.D., mengatakan peningkatan kasus harian ini kemungkinan disebabkan penyebaran kasus covid-19 setelah liburan mudik Lebaran. Sebab lonjakan kasus mulai meningkat sepekan setelah libur Lebaran.

Di samping itu peningkatan kasus juga disebabkan adanya penyebaran varian baru omicron BA.4 dan BA.5. “Bisa [kemungkinan] dua duanya,” kata Riris dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Senin (28/6/2022). 

Meski jumlah kasus covid-19 mengalami lonjakan namun tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit tidak meningkat, sebaliknya mengalami penurunan. Riris mengakui bahwa kekebalan tubuh penduduk sudah kian meningkat setelah mendapat suntikan vaksin primer dan booster apalagi sebelumnya sudah pernah terinfeksi.

Baca juga: Sempat Terjadi Kenaikan Kasus Covid-19 DIY, Ini Penyebabnya

Namun begitu, dia mengingatkan bahwa tingkat kekebalan tersebut akan menurun seiring berjalannya waktu sehingga protokol kesehatan tetap diterapkan. “Pada saat ini iya [kekebalan tubuh]. Tapi kekebalan akan menurun dengan berjalannya waktu,” ungkapnya.

Anjuran pemerintah agar tetap memakai masker jika berada di dalam ruangan tertutup dan boleh membuka masker saat berada di luar ruangan, menurut Riris, tetap saja menimbulkan risiko terjadinya penularan. “Kalau mode penularan masih tetap sama, intervensinya juga sama,” katanya.

Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penularan varian baru omicron BA.4 dan BA.5, Riris Andono menganjurkan agar warga masyarakat tetap waspada dengan tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19. “Tetap patuh prokes, jika punya gejala flu atau kontak dengan kasus positif, segera karantina dan melakukan tes PCR,” pungkasnya.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Streaming Starjoja FM
alt

ICJR Desak Ferdy Sambo Cs Dijerat Pidana Pembunuhan Berencana, Tak Hanya Sanksi Etik

News
| Rabu, 10 Agustus 2022, 23:07 WIB

Advertisement

alt

Kedung Pengilon, Tak Hanya Jadi Tempat Wisata, Tapi untuk Ritual

Wisata
| Rabu, 10 Agustus 2022, 19:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement