Dua Atlet Menembak Gunungkidul Bidik Tiket Olimpiade 2028
Dua atlet menembak Gunungkidul, Kanuruan Al Ghozi dan Anang Febrian, mengikuti Pelatnas untuk kejuaraan dunia Qatar sebagai kualifikasi Olimpiade 2028.
Ilustrasi kepeloporan pemuda./Pixabay
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kabupaten Gunungkidul mengirimkan wakil terbanyak di DIY pada seleksi Pemuda Pelopor Tingkat Nasional. Ada dua wakil yang maju untuk kategori pendidikan dan agama sosial budaya.
Daerah lain seperti Kota Jogja, Sleman dan Bantul masing-masing hanya mengirim satu wakil. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Gunungkidul Supriyanto mengatakan perwakilan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga datang ke Gunungkidul pada Senin (4/7/2022) untuk memverifikasi pemuda pelopor yang maju di tingkat nasional.
BACA JUGA: Cerita Djayanti Aprilia, Ilustrator Prambanan Jazz 2022, Angkat Warna Megah Kerajaan
“Sekarang ke Pantai Ngobaran di Kapanewon Saptosari. Selanjutnya akan ke Kapanewon Semanu,” kata Supri, Senin.
Menurut dia, ada perwakilan dari wilayah ini yang maju seleksi pemuda pelopor tingkat nasional. Suyatno maju di bidang agama sosial budaya. Satu wakil lainnya, yakni Joko Susilo di bidang pendidikan. “Mudah-mudahan bisa lolos seleksi dan menjadi juara nasional,” katanya.
Supri mengungkapkan torehan prestasi ini tidak hanya membanggakan Kabupaten Gunungkidul, tapi juga dapat menjadi inspirator bagi pemuda-pemuda lainnya agar ikut berpretasi. “Tujuannya memberikan kegiatan positif dan terhindar dari hal yang buruk atau salah pergaulan,” imbuh dia.
Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Gunungkidul Irfan Ratnadi mengatakan dua wakil Gunungkidul pada seleksi pemuda pelopor tingkat nasional dipilih Pemda.
BACA JUGA: Malam Ini, PSIM Jogja Ditantang FC Bekasi City
Irfan mengatakan Joko Susilo berhasil menggerakan masyarakat untuk mendukung proses pembelajaran anak pada saat pandemi. Sementara, Suyatno berhasil di bidang agama sosial dan budaya karena melibatkan semua kalangan untuk mengelola wisata di Pantai Ngobaran di Kalurahan Kanigoro, Saptosari.
“Proses ini tidak sebentar karena aktivitas minimal dilakukan dalam dua tahun. Kalau kurang, maka tidak bisa ikut seleksi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua atlet menembak Gunungkidul, Kanuruan Al Ghozi dan Anang Febrian, mengikuti Pelatnas untuk kejuaraan dunia Qatar sebagai kualifikasi Olimpiade 2028.
Korban penembakan di bengkel Boyolali menjalani operasi untuk mengangkat peluru yang bersarang di pipi kiri. Polisi memburu terduga pelaku.
Cek jadwal DAMRI YIA-Jogja Minggu, 11 Oktober 2026, dengan lima pilihan tujuan dan tarif normal Rp80.000 per penumpang.
KAI Daop 6 Yogyakarta menunda penertiban emplasemen Stasiun Solo Jebres. Stasiun ini melayani rata-rata 5.100 penumpang setiap hari.
Prakiraan cuaca DIY Minggu, 11 Oktober 2026, didominasi cerah. Suhu Kota Jogja diperkirakan mencapai 34°C, tertinggi di antara wilayah DIY.
Sebanyak 5.000 peserta mengikuti meditasi Tata Hati Indonesia yang digelar YCCK di UGM, secara langsung maupun daring, tanpa dipungut biaya.