Serapan Anggaran Pemkab Bantul Baru 69,64%, DPUPKP Terendah
Serapan anggaran belanja Bantul per 30 Oktober 2026 mencapai 69,64%. DPUPKP menjadi OPD dengan realisasi terendah, yakni 48,14%.
SMK Perkebunan Jogja yang beralamat di Jalan Kenari No 65, Muja-muju, Umbulharjo./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Sekolah Menengah Perkebunan (SMK) Perkebunan Jogja menyediakan fasilitas asrama menginap dan kebutuhan sembako bagi murid yang masuk ke sekolah itu. Saat ini, sekolah tersebut masih membuka proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sampai dengan Agustus 2022 mendatang.
Ketua PPDB SMK Perkebunan Jogja, Purnomo Hadi Santoso, mengatakan kebanyakan murid yang sekolah di tempat itu merupakan mereka yang berasal dari luar Jogja. Misalnya saja Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan lain sebagainya. Sehingga pihaknya menyediakan fasilitas asrama dan sembako gratis bagi murid tersebut.
"Kalau di sekolah ini bagi anak-anak luar Jogja disediakan asrama dan tidak dipungut biaya, sekolah juga menyediakan sembako dua minggu sekali dalam bentuk beras dan telur," katanya, Minggu (10/7/2022).
BACA JUGA: 80 Persen Lulusan SMK Perkebunan Jogja Langsung Bekerja
Lanjut Purnomo, selain mendapatkan sejumlah fasilitas sekolah, murid mendapat jaminan pekerjaan selepas lulus. Bisa dibilang 80 persen murid di sekolah itu bekerja selepas lulus. Sebab, setiap enam bulan sekali sejumlah perusahaan yang telah menjalin kerja sama dengan SMK Perkebunan selalu merekrut tenaga kerja baru dari sekolah itu.
"Itu keunggulan nomor satu dari kami, peluangnya lebih besar dan bisa kami garansikan. Setiap enam bulan itu perusahaan selalu datang dan menawarkan atau menarik ke sini untuk bekerja di perusahaan mereka. Cuman kendalanya kami belum mampu memenuhi itu, sehingga kami berharap bahwa pegiat perkebunan dan orang tua yang bekerja di sektor perkebunan untuk masuk ke sekolah ini," kata Purnomo.
Adapun proses pendaftaran di SMK Perkebunan Jogja bisa dilakukan dengan dua cara yakni online dan offline. Untuk pendaftaran online calon murid bisa mengakses situs yang disediakan pada lama sosial media sekolah. Sementara untuk pendaftaran ofline bisa langsung datang ke sekolah yang beralamat di Jalan Kenari No 65, Muja-muju, Umbulharjo.
"Kami buka pada hari kerja pada jam 08.00 Wib sampai dengan 15.00 Wib," ujarnya.
BACA JUGA: Beasiswa Ratusan Mahasiswa Papua di Jogja Mandek, Banyak yang Kelaparan & Putus Kuliah
Purnomo menambahkan bahwa saat diterima di sekolah itu, murid juga akan menempuh ujian pengetesan untuk melihat sejauh mana kemampuan murid dalam pengetahuan dasar. Hasil tes nantinya akan dijadikan acuan untuk memberikan cara dan perlakuan khusus kepada murid.
"Kami memang ada tes, namun setelah murid masuk ke sini, itu akan kami klasifikasikan kompetensi mereka. Itu berkaitan dengan kemampuan dasar mereka, jadi murid yang agak lemah di bidang tertentu akan mendapat perlakuan khusus dan cara pembelajaran berbeda juga," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Serapan anggaran belanja Bantul per 30 Oktober 2026 mencapai 69,64%. DPUPKP menjadi OPD dengan realisasi terendah, yakni 48,14%.
Wamen HAM Mugiyanto mendukung percepatan RUU Penyadapan untuk memberi kepastian hukum dan mencegah penyalahgunaan kewenangan.
Kirab Dhaup Ageng Mangkunegaran di Solo disambut antusias warga. Gusti Sura dan Kanjeng Dimas menaiki kereta Glass Landauer.
JIKFP 2026 di Sleman City Hall menghadirkan 50 desainer dan lebih dari 600 model anak-remaja dari Indonesia, Timor-Leste, dan Malaysia.
Kios kelontong di Nglampar, Caturharjo, Sleman diduga dibobol pencuri lewat plafon. Rokok dan dompet hilang, kerugian Rp20 juta.
Polda Jateng menangkap I, terduga otak pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo yang merupakan mantan narapidana terorisme.