Advertisement

Kasus Covid-19 Meningkat Lagi, Apa Kabar Vaksinasi Booster di Sleman?

Abdul Hamied Razak
Rabu, 20 Juli 2022 - 21:17 WIB
Bhekti Suryani
Kasus Covid-19 Meningkat Lagi, Apa Kabar Vaksinasi Booster di Sleman? Seorang lansia mendapatkan vaksinasi booster di Kantor Kecamatan Ngemplak, Sleman, Kamis (24/2/2022). - Ist.

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN--Kasus Covid-19 di Sleman meningkat beberapa hari terakhir. Kekinian, ada 11 desa di wilayah ini yang masuk zona merah menyusul peningkatan kasus. Lalu bagaimana dengan progres vaksinasi booster?

Berdasarkan laporan Satgas Covid-19 DIY, terdapat penambahan kasus baru Covid-19 di Sleman sebanyak 27 kasus pada Rabu (20/7/2022). Dengan penambahan kasus baru tersebut per 19 Juli kasus aktif Covid-19 di Sleman sudah mencapai 244 kasus. Sebanyak 45 pasien dirawat di rumah sakit, 10 pasien di Isoter dan 189 lainnya menjalani isolasi mandiri di rumah.

Selain meningkatnya kasus aktif, peningkatan kasus Covid-19 di Sleman juga terlihat dari fasilitas tempat isolasi terpadu (Isoter) mulai didatangi pasien Covid-19.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Terkait kondisi itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Cahya Purnama mengatakan pemerintah terus berupaya memenuhi kebijakan Dinkes DIY yang menargetkan 50% capaian vaksinasi booster sampai akhir Juli 2022.

Dia berharap, capaian booster meningkat seiring kebijakan pemerintah mengeluarkan Surat Edaran Satgas Penanggulangan Covid-19 No.21/2022 tentang Ketentuan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri.

BACA JUGA: Konstruksi Jalan Tol Jogja-Bawen Seksi 1 Dimulai September

"Memang vaksin tidak bisa menjamin kita tidak terkena Covid-19 kalau prokesnya jelek, tapi [booster] lebih meringankan penyakitnya dibanding dengan orang yang belum dibooster," tandasnya.

Sebelumnya, Cahya menduga peningkatan kasus Covid-19 di Sleman dipengaruhi oleh tingginya mobilitas masyarakat dan wisatawan domestik akibat libur sekolah beberapa waktu lalu. Peningkatan kasus tidak hanya terjadi di Sleman tetapi hampir di semua wilayah.

"Kami kembali mengingatkan agar masyarakat kembali perketat penerapan protokol kesehatan," katanya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Demi Prabowo, Gerindra Siap Lawan Anies Baswedan di Pilpres 2024

News
| Selasa, 04 Oktober 2022, 16:17 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement