MLSC Jogja 2026 Jadi Panggung Bibit Sepak Bola Putri Menuju Timnas
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
Ibadah haji. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN -- Kondisi kesehatan seluruh jemaah haji asal Sleman diklaim baik untuk kembali ke Tanah Air. Sebelum tiba di Sleman, para jemaah akan melewati proses skrining.
Kasi Penyelenggara Haji Kantor Kementerian Agama Sleman, Solikhan Amin mengatakan kloter pertama yang akan kembali ke Sleman adalah kloter 18. "Pada 27 Juli mereka akan diterbangkan ke Indonesia dan diperkirakan tiba di Sleman pada 28 Juli," katanya saat dihubungi Harianjogja.com, Senin (25/7/2022).
BACA JUGA: Wow! Peserta Seleksi Mandiri UNY Tahun Ini Melonjak hingga 148%
Kemudian, lanjut dia, Kloter 21 yang akan kembali pada 30 Juli disusul Kloter 43 akan tiba di Sleman pada 14 Agustus mendatang. "Kondisi kesehatan para jemaah baik, siap kembali ke Sleman. Hanya dua jemaah haji yang pulang lebih dulu mengingat kondisi kesehatannya. Mereka pulang dengan kloter lainnya," katanya.
Untuk memastikan kesehatan para jemaah, lanjut Amin, para jemaah akan melewati proses skrining di Embarkasi Haji Donohudan. Jemaah yang dinyatakan sehat akan dipulangkan bersama rombongan menuju Masjid Agung.
Di masjid ini akan dilakukan penyambutan oleh pejabat Pemkab Sleman sebelum kembali ke rumah masing-masing. "Diperkirakan jam 17.00 WIB sudah tiba di Masjid Agung," katanya.
Bila menunjukkan hasil skrining jemaah memiliki gejala Covid-19, katanya, mereka tetap bisa pulang hanya saja menggunakan kendaraan berbeda. "Kami sediakan ambulans. Kami minta setelah tiba di rumah menjalani isolasi mandiri dan tidak menerima tamu dulu," ujar dia.
Amin berharap, masyarakat tidak perlu khawatir dengan kondisi pada jemaah haji yang kembali ke Sleman meskipun saat ini terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Sleman. Sebab para jemaah sudah melewati proses skrining sebelum kembali ke bumi sembada. "Tidak perlu khawatir namun tetap waspada," tandasnya.
Senada, Kepala Pelaksana BPBD Sleman Makwan mengatakan tidak ada perlakuan khusus bagi jemaah haji yang kembali ke Sleman. Termasuk transit di Asrama Haji. "Soal pemulangan jemaah haji, kami mengacu SOP dari Embarkasi Haji, tidak ada perlakukan khusus," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.