Prakiraan Cuaca di Jogja Hari Ini, Sabtu 11 Juli 2026, Berawan
Cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Sabtu (11/7/2026) diprakirakan berawan dan bersahabat untuk berbagai aktivitas luar ruang.
Ibadah haji. /REUTERS-Ammar Awad
Harianjogja.com, SLEMAN -- Kantor Wilayah Kemeterian Agama Sleman memastikan dari 553 jamaah haji asal Sleman dalam kondisi sehat. Hanya satu jemaah haji yang sakit dan saat ini dirawat di rumah sakit setempat.
Kasi Penyelenggara Haji Kantor Kementerian Agama Sleman Solikhan Amin mengatakan kondisi jemaah haji asal Bumi Sembada seluruhnya dalam keadaan sehat wal afiat. Hanya satu jemaah yang sakit. "Jemaah yang sakit ada satu orang, lainnya sehat. Jemaah yang sakit sedang dirawat di rumah sakit. Sakit jantung," katanya, Selasa (12/7/2022).
BACA JUGA: Tingkatkan Geliat Ekonomi Pasar Potrojayan, BPD DIY Gelontorkan Rp200 Juta
Saat ini, lanjut Amin, jemaah melaksanakan ibadah lempar jumrah di Mina. Para jemaah tetap bersemangat dalam menyelesaikan ibadah. Dia berharap pelaksnaan ibadah berjalan dengan lancar. Direncanakan rombongan akan pulang ke Tanah Air mulai 28 Juli mendatang.
"Untuk Kloter 18 rencananya akan kembali 28 Juli dan Kloter 21 kembali 30 Juli. Adapun Kloter 43 akan kembali pada 14 Agustus mendatang," katanya.
Sebelumnya, rombongan jemaah haji asal Sleman tersebut dilepas oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo pada Rabu (15/6/2022) lalu. Jumlah jemaah calon haji asal Sleman yang diberangkatkan tahun ini sebanyak 554 orang. Mereka terbagi dalam tiga kelompok terbang (kloter).
Pemberangkatan ketiga kloter tersebut dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama adalah Kloter 18 dan Kloter 21 yang diberangkatkan dari Sleman pada 15 Juni 2022 dan 17 Juni 2022. Kemudian gelombang 2 atau Kloter 43 diberangkatkan dari Sleman pada Sabtu (2/7/2022).
"Saya berpesan kepada seluruh jemaah haji untuk selalu menjaga kesehatan karena perbedaan kondisi geografis Indonesia dan Arab Saudi," ujar Kustini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Sabtu (11/7/2026) diprakirakan berawan dan bersahabat untuk berbagai aktivitas luar ruang.
Presiden Prabowo meresmikan pembangunan Blok Masela senilai Rp376,02 triliun yang ditargetkan mulai berproduksi pada 2029 hingga 2030.
Pemkab Sleman mengevaluasi studi kelayakan proyek KPBU lampu jalan. Konstruksi ditargetkan dimulai pada 2027 untuk pemerataan penerangan.
Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bantul berencana menyambungkan potensi wisata di wilayahnya dengan sektor industri agar kian maksimal.
Kejagung memastikan FA dan DR tetap berstatus tersangka meski penanganan tiga perkara dugaan korupsi dialihkan dari Polri ke Kejagung.
Kasus anak di Pleret mendapat perhatian DPRD Bantul. Proses hukum, pendampingan psikologis, dan perlindungan korban diminta berjalan optimal.