Portal Jembatan Lodji Dipasang, Pemkot Pekalongan Jaga Cagar Budaya
Pemkot Pekalongan kembali memasang portal Jembatan Lodji Lama untuk melindungi cagar budaya dan mencegah kerusakan akibat kendaraan berat.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X / Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA — Gubernur DIY, Sri Sultan HB X memberikan pesan untuk masyarakat dalam peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI. Pesan tertulis itu dibacakan saat acara Malam Tirakatan peringatan kemerdekaan dan saat upacara peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI, Rabu (17/8/2022).
Dalam memaknai HUT ke-77 Kemerdekaan RI, kata Sultan, semua pihak harus merefleksikan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika yang mempersatukan Indonesia.
Kemajemukan bangsa justru secara kreatif ditujukan pada keutuhan bangsa. Adapun kemajemukan politik dan segala ekspresinya dalam kehidupan tidak memperlemah semangat untuk bersatu.
BACA JUGA: Daftar 16 Parpol yang Tak Lolos Tahapan Pemilu 2024
Kemerdekaan kemajemukan itulah yang menjadi energi pengembangan dan daya kreasi bangsa. Dengan visi kemajemukan demi persatuan dan kesatuan itulah, lanjut Sultan, hendaknya direnungkan makna peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI.
“Keunikan bangsa dalam pluralisme justru menjadi perekat yang kuat bagi jati diri bangsa. Kekhasan budaya lokal yang dikembangkan sebagai kearifan lokal hendaknya dapat diberdayakan guna menampung segala kemajemukan sekaligus memperteguh semangat persatuan,” kata Sultan melalui sambutan tertulisnya di HUT ke-77 Kemerdekaan RI, Rabu.
Sultan menyadur sebuah perenungan spiritual budaya Jawa, melalui adeping tekad dan cloroting batin, sura dira jayaningrat lebur dening pangastuti sebagai laku yang ditempuh menuju pangajab-sih kawilujengan langgeng.
Perenungan ini sebagai instrospeksi memusatkan kekuatan batin selanjutnya menjadi pencerah pikir dalam menunaikan cita-cita proklamasi berlandaskan istiqomah konsisten, konsekuen dan berkelanjutan.
“Alangkah baiknya peringatan kemerdekaan sebaiknya diliputi suasana samadya lan prasaja tanpa mengurangi makna esensinya,” ujarnya.
Dia mengatakan peringatan kemerdekaan menjadi momentum retrospeksi dengan mengenang jasa pahlawan melalui niti laku dan napak tilas jejak sejarah yang ditinggalkan. Proklamasi menjadi sumber kekuatan dan sumber tekad perjuangan karena merupakan ledakan pada saat memuncaknya kohesi total dimana seluruh tenaga nasional, kekuatan material dan spiritual bangsa.
“Karena ketotalannya itulah kita masih survive sampai sekarang. Menjadi tugas bersama untuk mengisi kemerdekaan dengan daya upaya terbaik sesuai peran masing-masing. Meski sempat terpuruk akibat pandemi, semua elemen bangsa harus bersinergi dan bergotong royong untuk mewujudkan harapan bangsa,” ucapnya.
Lewat sambutan tertulis yang dibacakan saat Malam Tirakatan, Sultan menyinggung soal potensi konflik yang harus dihindari di tahun ke-77 Kemerdekaan RI karena sudah banyak rakya berkorban dan prajurit gugur demi memperoleh kemerdekaan.
“Setelah 77 tahun merdeka, kita berhak bertanya, untuk apa kemerdekaan itu, jika sekarang ini bangsa ini selalu terancam oleh perseteruan, konflik dan krisis berkepanjangan?” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Pekalongan kembali memasang portal Jembatan Lodji Lama untuk melindungi cagar budaya dan mencegah kerusakan akibat kendaraan berat.
Biodiesel B50 mulai berlaku 1 Juli 2026. Simak perbedaan dengan B40, manfaat, risiko, kendaraan yang kompatibel, serta dampaknya bagi pengguna diesel.
Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi target serangan siber besar. Penggemar perlu waspada terhadap tiket palsu, phishing, dan pencurian data.
Agnez Mo resmi bergabung sebagai pengisi suara film animasi Hollywood Groove Tails bersama Ansel Elgort dan Halle Bailey.
Cari mobil dengan bagasi luas? Simak 9 rekomendasi terbaik 2026 mulai Toyota Innova Zenix, Honda CR-V, Ertiga Hybrid hingga Hyundai Staria.
Instagram resmi meluncurkan fitur Multiple Captions di Indonesia. Pengguna kini bisa menambahkan caption berbeda pada setiap slide carousel.