Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Jembatan Kretek 2./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL — PT Wika Hutama Jo selaku kontraktor pembangunan Jembatan Kretek 2 Bantul memastikan pembangunan jembatan sudah selesai dan tinggal menunggu peresmian untuk operasionalnya dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
“Secara umum [pembangunan jembatan] sudah jadi tinggal menunggu harinya kapan diresmikan. Kami sudah siap bulan ini pun diresmikan, tetapi peresmian kan tergantung [Kementerian] PUPR,” kata Pejabat Humas PT Wika Hutama Jo, Wahyu Nurbiantoro, saat dihubungi Kamis (18/8/2022).
BACA JUGA: Jembatan Srandakan 3 Masuk ke Tahap Perancangan Desain
Wahyu mengatakan pembangunan jembatan penghubung Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) antara Pantai Baros dan Pantai Depok tersebut selesai dalam waktu dua tahun, bahkan lebih cepat dari masa kontrak yang seharusnya selesai pada Januari tahun depan.
Meski pembangunan jembatan dengan nilai anggaran Rp364 miliar lebih cepat selesai dari masa kontrak tersebut diakuinya sudah sesuai spek. Saat ini sambil menghabiskan masa kontrak pihaknya tengah mengerjakan taman yang ada di sisi selatan jembatan dan pelebaran jalan di timur jembatan untuk penghubung JJLS menuju Parangtritis.
“Saat ini masih ada pengerjaan taman sama pelebaran jalan yang ke arah Parangtritis, mau dilebarkan, disamakan dengan yang baru. Cuma pekerjaan tambahan saja sebenarnya. Taman belum selsai masih kurang sedikit,” ucap Wahyu.
Pihaknya belum mengetahui pasti kapan jembatan tersebut diresmikan untuk dioperasionalkan. Menurutnya operasional jembatan menunggu peresmian dari Pemerintah Pusat. Sebelumnya wacana peresmian Jembatan Kretek 2 akan dilakukan pada 17 Agustus lalu, tetapu hingga saat ini belum ada kabar. Wacana tersebut muncul dari Pemkab Bantul.
Diketahui, panjang jembatan dan jalan yang dibangun dengan APBN sebesar Rp364 miliar tersebut adalah 2.015 meter, tetapi khusus badan jembatan yang berada di atas kali Opak, panjangnya mencapai 600 meter.
Sementara lebar jalan 24 meter terdiri dari dua jalur dan masing-masing jalur dua lajur, trotoar untuk pejalan kaki masing-masing 1,2 meter. Di atas trotoar juga dilengkapi dengan batu andesit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Xiaomi resmi meluncurkan HyperOS 4 di China. Sistem operasi terbaru ini membawa desain transparan ala kaca, AI Assistant 2.0, performa lebih cepat, dan fitur li
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggaungkan semangat literasi melalui bedah buku Homepower
Pendapatan transfer Kulonprogo turun Rp114,66 miliar pada APBD Perubahan 2026. DPRD meminta Pemkab mengubah strategi fiskal.
Sejumlah investor menggugat Selena Gomez terkait startup kesehatan mental Wondermind. Mereka menuding ada penyesatan informasi bisnis dan menuntut pengembalian
Penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada orang yang mengonsumsinya, tetapi juga dapat menyeret keluarga hingga lingkungan sekitar.