38 Jembatan di Gunungkidul Mulai Rusak, Perbaikan Dikebut
DPUPRKP Gunungkidul mencatat 38 jembatan mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan menjalani perawatan berkala.
Ilustrasi skrining Covid-19./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Kasus Corona di Gunungkidul terus meningkat dalam beberapa hari terakhir.
Dinas Kesehatan mengklaim kenaikan tidak lepas adanya skrining di lingkungan sekolah.
Padahal skrining itu dilakukan dengan cara sampling.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irwaty mengatakan pelaksanaan tes Covid-19 di sekolah mulai berdampak terhadap naiknya kasus Corona di Bumi Handayani.
Total hingga sekarang ada 42 kasus aktif, 20 kasus di antaranya berasal dari skrining di lingkungan belajar.
“Memang ada peningkatan dan salah satunya karena skrining di sekolah,” kata Dewi, Rabu (24/8/2022).
Menurut dia, skrining di sekolah masih berlangsung hingga 31 Agustus mendatang.
Meski demikian, tidak semua murid akan dites karena pelaksanaan dengan model pengambilan sampel dari 10% sekolah di Gunungkidul dan di setiap sekolahnya juga hanya diambil sampel sebanyak 10%.
“Jadi masih bisa bertambah karena tes di sekolah masih berlangsung,” katanya.
Disinggung mengenai penyebaran virus corona di Gunungkidul, Dewi mengakui pada Rabu ada penambahan sebanyak enam kasus baru.
Jumlah ini terdiri dari lima kasus dari skrening di sekolah dan satu kasus berasal dari riwayat suspek.
Total hingga sekarang warga Gunungkidul yang terinfeksi Corona sebanyak 22.805 orang.
Pasien yang dinyatakan sembuh ada 21.584 orang, masih menjalani perawatan 42 kasus serta yang meninggal dunia sebanyak 1.179 orang.
“Pandemi belum sepenuhnya hilang. Kami imbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona,” kata Dewi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPUPRKP Gunungkidul mencatat 38 jembatan mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan menjalani perawatan berkala.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.