Advertisement

Capaian Booster Harian Sleman Tertinggi di DIY, Ini Penyebabnya..

Sunartono
Jum'at, 26 Agustus 2022 - 10:07 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Capaian Booster Harian Sleman Tertinggi di DIY, Ini Penyebabnya.. Pembukaan sentra vaksinasi di Kelurahan Sinduharjo, Ngaglik, Sleman pada Jumat (26/8/2022) pagi. - Ist.

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Capaian vaksinasi booster harian di Kabupaten Sleman berada di angka paling tinggi dibandingkan kabupaten dan kota lain di DIY. Pendekatan jarak sentra vaksinasi digunakan untuk menarik minat warga melakukan booster pertama. Mengingat angka booster DIY masih di bawah 50%.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 DIY, perolehan booster pertama harian pada Kamis (25/8/2022) di angka 3.792 penduduk DIY yang divaksin. Jumlah ini perolehan paling tinggi di wilayah Sleman dengan capaian 2.462 warga dibooster selama sehari, disusul Kota Jogja 438 warga, Gunungkidul 400 warga, Bantul 376 warga dan Kulonprogo 152 warga yang dibooster selama 24 jam. Pada Selasa (23/8/2022), Sleman mencatatkan angka penambahan booster harian 3.314 warga, disusul Kota Jogja 2.542 warga, Gunungkidul 1.125 warga, Bantul 713 warga dan Kulonprogo 479 warga.

Secara umum perolehan booster DIY hingga Kamis (25/8/2022) di angka 40,59%, terdiri atas Kota Jogja di angka 98,16%, Sleman 42,81%, Gunungkidul 34,26%, Bantul 26,48% dan Kulonprogo 27,67%. "Beberapa hari terakhir ini capaian harian untuk booster pertama di Sleman memang cukup tinggi, karena sentra vaksinasi saat ini didekatkan ke warga di kelurahan, pedukuhan. Misalnya pagi ini ada di Kelurahan Sinduharjo Ngaglik dan Umbulmartani Ngemplak," kata Wakil Koordinator Vaksinasi Binda DIY Aris Daryono saat dimintai konfirmasi, Jumat (26/8/2022) pagi.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Baca juga: Mulai 22 Agustus, Vaksinasi Booster di Sleman Bisa Diakses di Balai Desa

Vaksinasi booster pertama di wilayah DIY terus digencarkan meski kasus Covid-19 DIY mulai terkendali. Sentra vaksinasi saat lebih banyak diarahkan ke desa-desa untuk meminimalisasi jarak antara tempat tinggal warga dengan fasilitas layanan kesehatan. Menurut Aris, dengan sentra vaksinasi didekatkan ke warga, terbukti jumlah peserta vaksinasi booster meningkat.

"Di setiap kelurahan targetnya 1.000, rata-rata tercapai antara 800 sampai 900 warga yang booster. Artinya ketika sentra ini didekatkan warga berminat vaksin, mungkin kalau di fasyankes jaraknya jauh," katanya.

Kabag Humas Biro UHP Setda DIY Ditya Nanaryo Aji menjelaskan jumlah warga yang telah divaksin dosis kedua sebanyak 99,70% atau sekitar 3,17 juta penduduk di DIY. Terdiri atas 163,84% nakes, 186,31% pelayan publik, 77,77% lansia, 86,89% masyarakat umum, 110,3% remaja dan 93,10% anak usia 6-11 tahun. Adapun untuk booster pertama hingga Kamis (25/8/2022) sudah mencapai 40,59% atau sekitar 1,16 juta penduduk, terdiri atas 153,42% nakes, 61,35% pelayan publik, 36,55% lansia, 41,42% masyarakat umum, 7,58% remaja.

"Sedangkan untuk booster kedua atau vaksinasi dosis keempat per 25 Agustus 2022 di angka 62,08% atau sekitar 20.983 yang sudah divaksin untuk kalangan nakes," katanya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

BKKBN DIY Gelar Wisuda Ratusan Lansia

BKKBN DIY Gelar Wisuda Ratusan Lansia

Jogjapolitan | 7 hours ago

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Ini Daftar 10 Brand Lokal Asli Indonesia yang Sukses Mendunia

News
| Rabu, 28 September 2022, 03:37 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement