Kasus RSUD Prambanan, Pemkab Sleman Buka Audit Medis
Pemkab Sleman dan RSUD Prambanan lakukan audit medis dan etik usai kasus pasien anak meninggal. Proses hukum dan investigasi terus berjalan.
Ilustrasi kekerasan./Pixabay
Harianjogja.com, SLEMAN—Seorang Sleman Fans (sebutan suporter PSS Sleman) meninggal dunia, Sabtu (27/8/2022). Sleman Fans bernama Aditya Eka Putranda tersebut meninggal dunia diduga dikeroyok sekelompok orang dengan menggunakan senjata tajam
Terkait dengan hal itu, Kapolres Sleman, AKBP Imam Rifai menegakan sudah mengamankan beberapa orang. \"Sedang kami proses. Begitu selesai [penyidikan] akan kami rilis,\" kata Imam, Minggu (28/8/2022).
Hanya saja, ia belum bisa memastikan berapa orang yang diamankan dan sudah dijadikan tersangka. Alasannya, hingga Minggu siang peran para pelaku yang diamankan masih didalami. Menurutnya, jumlah orang yang diamankan bisa saja bertambah hal itu tergantung dari pendalaman yang dilakukan penyidik.
Imam belum bisa memastikan apakah korban dan pelaku masing-masing merupakan suporter bola. Hal itu, katanya, masih akan diselidiki. Hanya saja, Imam Rifai membenarkan jika peristiwa itu terjadi setelah pertandingan sepak bola antara PSS Sleman dan Persebaya Surabaya selesai. \"Kami mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dalam berkegiatan, terutama pada jam-jam rawan,\" ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman dan RSUD Prambanan lakukan audit medis dan etik usai kasus pasien anak meninggal. Proses hukum dan investigasi terus berjalan.
Baznas Kulonprogo telah membedah 30 RTLH hingga Juni 2026 dan menargetkan 60 rumah layak huni hingga akhir tahun.
Timnas Indonesia unggul 1-0 atas Mozambik di babak pertama laga FIFA lewat gol Ole Romeny setelah dominasi sejak awal laga.
Chatib Basri membantah ditawari jabatan Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo, tegaskan pertemuan hanya bahas ekonomi.
Pembayaran pajak Sleman kini bisa dilakukan secara digital melalui BYOND by BSI, lebih cepat, praktis, dan transparan.
Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menorehkan catatan positif dengan maraih dua prestasi sekaligus dalam pembangunan nasional.